SUARARAKYAT.info || KEDIRI – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema kuat di Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Ribuan warga memadati Dusun Gebang Kerep pada Sabtu (1/8/2026) malam untuk meramaikan karnaval dan Sound Horeg, kegiatan hiburan rakyat yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB dan menarik pengunjung dari berbagai wilayah sekitar.
Kegiatan ini menampilkan pawai 11 truk perangkat suara Sound Horeg yang mewakili tiap RT setempat, berarak keliling rute yang telah ditentukan. Diiringi barisan warga dan anak-anak dengan kostum kreatif, tiap kelompok menampilkan atraksi dan irama khas yang menciptakan suasana hangat, penuh kebersamaan, dan mencerminkan semangat persatuan masyarakat pedesaan.
Menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh peserta, Polsek Tarokan bergerak bersinergi dengan Koramil 0809/05 Grogol serta petugas Linmas dalam skema pengamanan terstruktur dan berjiwa pelayanan. Dipimpin langsung Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., personel ditempatkan di titik strategis dan sepanjang jalur arak-arakan guna mengatur arus lalu lintas, mengantisipasi gangguan ketertiban, serta memberikan pelayanan cepat kepada warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya memantau dari pos pengawasan, AKP Priyo turut berjalan kaki menyusuri seluruh rute karnaval, berinteraksi langsung dengan warga, menyapa, dan mendengarkan kebutuhan masyarakat. Kehadiran yang dekat dan rendah hati ini disambut hangat oleh warga, yang menyapa, berjabat tangan, dan mengabadikan momen bersama—menjadi bukti nyata kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Pendekatan humanis juga terlihat dalam langkah preventif yang dilakukan di tengah keramaian. Saat mendapati seorang ibu lanjut usia berdiri terlalu dekat dengan sumber suara keras, Kapolsek dengan lembut mengajaknya berpindah ke lokasi lebih aman sekaligus menyampaikan edukasi kesehatan:
“Mari bergeser sedikit ke tempat yang lebih aman. Suara berintensitas tinggi dalam durasi lama dapat mengganggu pendengaran, terutama bagi lansia dan anak-anak. Tetap nikmati kemeriahan dengan menjaga jarak aman demi kesehatan bersama.”
Imbauan tersebut diterima dengan baik dan diikuti warga sekitar. Sepanjang kegiatan, aparat juga mengawasi penggunaan perangkat audio agar tetap sesuai ketentuan dan tidak mengganggu lingkungan sekitar, menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan kepentingan ketertiban umum.
Berkat koordinasi matang antara aparat keamanan, pemerintah desa, panitia, tokoh masyarakat, dan kesadaran tinggi warga, seluruh rangkaian berjalan lancar, tertib, dan aman tanpa insiden berarti hingga selesai.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui AKP Priyo Hadistyo S.H, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang bersinergi mendukung keberhasilan kegiatan tersebut.
“Semangat gotong royong dan persatuan yang terlihat hari ini adalah cerminan indonesia yang kita banggakan. Terima kasih kepada panitia, pemerintah desa, TNI, Linmas, dan seluruh warga yang bersama-sama menjaga suasana aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dan bertanggung jawab dalam menikmati hiburan bersuara keras, menjaga jarak aman khususnya bagi kelompok rentan seperti balita, lansia, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Kapolsek menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang mempererat silaturahmi, dengan catatan tetap mematuhi peraturan, mengutamakan keselamatan, dan menghormati kenyamanan bersama.
Momentum kemerdekaan ini diharapkan dapat memperkuat persatuan desa, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menjaga kestabilan keamanan lingkungan tanpa mudah terprovokasi hal-hal yang dapat merusak kerukunan yang telah terbangun dengan baik.
Penulis : Ags
Editor : Red
Sumber Berita: Suararakyat.info














