Ribuan Buruh ABBM Demo di Pemkab Bekasi, Desak Kenaikan UMK hingga Pembentukan PHI

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bekasi – Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (ABBM) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Kamis (25/9/2025).

Sejak pagi, massa mulai berdatangan sambil membawa spanduk dan poster berisi tuntutan. Mereka juga bergantian berorasi, menyuarakan aspirasi di depan kantor pemkab.

Aksi ini menjadi bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum berpihak pada kesejahteraan pekerja, meski Kabupaten Bekasi dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntutan Buruh

Dalam orasinya, buruh menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) 2026 sebesar 15 persen. Mereka juga mendesak Pemkab Bekasi segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait sistem pemagangan dan outsourcing agar tidak merugikan tenaga kerja lokal.

READ  Ratusan Buruh PT Yamaha Music Manufacturing Asia Gelar Aksi di Kawasan MM2100, Tuntut Pembatalan PHK

Selain itu, ABBM meminta pemerintah daerah menghadirkan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Kabupaten Bekasi untuk mempermudah penyelesaian perselisihan kerja. Massa turut menuntut agar program Universal Health Coverage (UHC) Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI) yang sempat dihentikan bisa kembali berjalan. Mereka juga menekankan pentingnya penerapan UCJ bagi pekerja non formal agar mendapat jaminan perlindungan.

Tak hanya menyuarakan soal upah dan jaminan sosial, para buruh juga menyoroti alokasi anggaran daerah. Mereka mendesak agar tunjangan DPRD maupun ASN dipangkas, lalu dialihkan untuk memperkuat dana BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan khusus bagi pekerja non formal.

Pantauan media di lokasi, aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.

 

Haris Pranatha Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru
Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:47 WIB

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru

Jumat, 17 April 2026 - 08:41 WIB

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita Daerah

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:13 WIB