Walikota Sorong Resmikan Program Pemberian Makanan Tambahan untuk Ibu Hamil dan Balita Stunting

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

i

Screenshot

 

Kota Sorong Papua Barat Daya — Walikota Sorong, Septinus Lobat, didampingi PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Yemima Elisabeth, secara resmi membuka launching program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, stunting di Rumah Pemulihan Gizi (RPG) Kampung Baru, Distrik Sorong Kota, Provinsi Papua Barat Daya. Selasa (16//9/2025).

Program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Sorong dengan Tim Penggerak PKK Kota Sorong sebagai upaya strategis menekan angka stunting yang masih menjadi persoalan serius di kota ini. Berdasarkan data Kesehatan Indonesia, angka stunting di Kota Sorong tercatat mencapai 29,2 persen, sedikit menurun dari tahun sebelumnya sebesar 30 persen, namun masih perlu penanganan lebih intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walikota Septinus Lobat menyampaikan bahwa program ini menyasar ibu hamil berisiko (resti) dan balita stunting di tiga distrik utama, yakni Sorong, Sorong Utara, dan Sorong Barat. “Ada tiga rumah pemulihan gizi yang menjadi pusat kegiatan pemberian makanan tambahan, salah satunya di Kampung Baru yang hari ini kami launching,”

Dalam program yang akan berjalan selama 40 hari ke depan ini, sebanyak 6 ibu hamil dan 30 balita stunting di Kampung Baru akan menerima makanan bergizi setiap hari. Selain Kampung Baru, kegiatan serentak juga dilaksanakan di Kelurahan Malabutor dan Sorong Timur, dengan jumlah penerima makanan tambahan serupa.

READ  Natal 2025, Gubernur Elisa Kambu Ajak Warga Papua Barat Daya Hidup Dalam Kasih dan Kedamaian

“Ini adalah langkah konkret dari Dinas Kesehatan dan TP PKK Kota Sorong untuk mengurangi angka stunting, sekaligus meningkatkan kualitas gizi ibu dan anak di kota ini,” tambah Walikota.

Selain pemberian makanan tambahan, Dinas Kesehatan juga menggelar berbagai program pendukung, seperti jambore kader posyandu, aksi bergizi di sekolah-sekolah, pemberian tablet tambah darah untuk anak-anak sekolah, serta edukasi kesehatan gizi kepada masyarakat luas.

PLT Kepala Dinas Kesehatan, Yemima Elisabeth, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam penanganan stunting di Kota Sorong. “Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan organisasi wanita untuk memastikan intervensi gizi yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan adanya program pemberian makanan tambahan ini, diharapkan kondisi kesehatan ibu hamil dan balita stunting di Kota Sorong dapat membaik, serta angka stunting dapat terus ditekan demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
Rembuk Stunting Desa Pasirhalang, Kasi PMD: Hasil Kesepakatan Harus Berdampak bagi Masyarakat
Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak
Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang
DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:56 WIB

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:51 WIB

Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:00 WIB

Rembuk Stunting Desa Pasirhalang, Kasi PMD: Hasil Kesepakatan Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:09 WIB

Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:22 WIB

Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang

Berita Terbaru