Pemerintah Percepat Menuju Swasembada Gula 2027, Wapres Gibran dan Mentan Amran Komit Dukung Petani

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Banyuwangi – Pemerintah pusat terus menunjukkan keseriusannya dalam mencapai target ambisius swasembada gula nasional paling lambat tahun 2027. Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembenahan sektor pergulaan nasional akan dilakukan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.

“Kita tidak ingin lagi mendengar petani tebu terpuruk. Kita ingin petani kuat, pabrik jalan, dan harga gula stabil,” tegas Wapres Gibran saat meninjau area pengembangan tebu di Banyuwangi, Selasa (24/6/2025). Ia menyebut bahwa sektor gula strategis bukan hanya dalam konteks ekonomi nasional, tetapi juga sebagai simbol kedaulatan pangan Indonesia.

Sementara itu, Mentan Amran menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian telah menyiapkan strategi besar untuk mempercepat pencapaian swasembada gula. Langkah-langkah itu mencakup intensifikasi lahan untuk meningkatkan produktivitas, perluasan areal tanam tebu di berbagai wilayah potensial, serta reaktivasi pabrik-pabrik gula yang selama ini terbengkalai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan impor. Kita harus mandiri. Maka dari itu, kita siapkan benih unggul, kita bantu petani dengan alat dan mesin pertanian modern, dan yang paling penting, kita bangun sistem distribusi dan penjualan gula yang adil serta menguntungkan semua pihak,” jelas Amran.

Ia menambahkan bahwa pemerintah juga akan memperkuat sinergi antara petani, koperasi, dan pihak swasta agar mata rantai pasok gula tidak dikuasai tengkulak atau spekulan. Kementan menargetkan produktivitas tebu nasional meningkat dua kali lipat dalam tiga tahun ke depan melalui program pendampingan dan akses permodalan berbasis kelompok tani.

READ  Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah Tekan Harga Beras, Pemerintah Pastikan Stabilitas Hingga ke Desa

Langkah strategis ini tak lepas dari keberhasilan pemerintah dalam mencapai swasembada beras. Pemerintah optimis bahwa dengan kerja sama lintas sektor dan dukungan penuh dari daerah, sektor gula akan menjadi tonggak keberhasilan berikutnya dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Dari data Kementan, Indonesia masih mengimpor jutaan ton gula setiap tahun, khususnya untuk kebutuhan industri dan konsumsi rumah tangga. Namun dengan roadmap yang telah disusun, diharapkan pada 2027 Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mulai membuka peluang ekspor ke negara-negara lain.

Wapres Gibran juga menyampaikan bahwa generasi muda harus ikut dilibatkan dalam modernisasi sektor pertanian. “Anak-anak muda jangan hanya lihat pertanian sebagai pekerjaan tradisional. Dengan teknologi, pertanian adalah masa depan,” ujarnya disambut antusiasme petani muda dan mahasiswa pertanian yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan semangat kolaborasi, pemerintah, petani, dan masyarakat optimis bahwa Indonesia mampu bangkit menjadi negara mandiri di sektor gula, sekaligus memperkuat pondasi ekonomi nasional yang berbasis pada ketahanan pangan.

 

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamatkan Generasi Muda, Kesbangpol Kota Sorong Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba
Bupati Sukabumi Monitoring SPPG Mubarokah Gegerbitung, Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Standar
Wagub Papua Barat Daya Hadiri Wisuda 285 Lulusan Unamin Sorong
Komisi II DPR RI Heri Gunawan Gandeng KPU, Dorong Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Sukabumi
Walikota Sorong Pimpin Upacara Hardiknas 2026: “Pendidikan Bermutu Bagi Semua Anak di Papua Barat Daya”
Musrenbang Papua Barat Daya Resmi Dibuka, Otsus Jadi Kunci Pembangunan Inklusif
HKG PKK ke-54 Papua Barat Daya Dicanangkan, Fokus Penguatan 10 Program Pokok PKK
Perjuangkan Hak Orang Asli Papua, DPR Kota Sorong Siapkan Regulasi Khusus
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 02:53 WIB

Selamatkan Generasi Muda, Kesbangpol Kota Sorong Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:05 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring SPPG Mubarokah Gegerbitung, Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Standar

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:38 WIB

Wagub Papua Barat Daya Hadiri Wisuda 285 Lulusan Unamin Sorong

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:40 WIB

Komisi II DPR RI Heri Gunawan Gandeng KPU, Dorong Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Sukabumi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:30 WIB

Walikota Sorong Pimpin Upacara Hardiknas 2026: “Pendidikan Bermutu Bagi Semua Anak di Papua Barat Daya”

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi Percepatan Perolehan SLHS dan Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di SPPG Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan

Badan Gizi Nasional

BGN Tegaskan Relawan SPPG Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB