SUARARAKYAT.info|| Jakarta – Transformasi pembangunan transmigrasi di Indonesia kembali menuntut langkah-langkah strategis dan efisien, khususnya dalam hal penyerapan anggaran negara. Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa tantangan besar ke depan bukan hanya memastikan keberhasilan program transmigrasi, tetapi juga mencegah terjadinya kebocoran anggaran akibat perencanaan yang tidak matang.
Hal tersebut disampaikan Menteri Iftitah saat melantik Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Transmigrasi yang baru, Dr. Edy Gunawan, S.E., M.M., di Jakarta pada Senin (15/9/2025). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran Sekjen dalam mengawal efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas di tubuh kementerian.
“Transmigrasi adalah salah satu instrumen pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi nasional. Namun, untuk mencapai hasil yang optimal, perencanaan harus tepat, pelaksanaan harus efisien, dan anggaran harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di sinilah peran besar Sekjen dalam memastikan tata kelola kelembagaan berjalan sesuai harapan,” ujar Menteri Iftitah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menambahkan bahwa penyusunan program transmigrasi tidak boleh sekadar bersifat seremonial atau administratif, melainkan harus mengedepankan manfaat nyata bagi para transmigran dan daerah tujuan. Dengan demikian, setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan Edy Gunawan sebagai Sekjen Kementerian Transmigrasi diharapkan mampu membawa penyegaran sekaligus memperkuat birokrasi kementerian. Dengan latar belakang pengalaman panjang di bidang administrasi publik dan manajemen pembangunan, Edy dipandang memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan reformasi kelembagaan transmigrasi.
Dalam kesempatan itu, Edy Gunawan menyampaikan kesiapannya untuk segera beradaptasi dengan tugas baru. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan seluruh jajaran kementerian serta mempercepat proses transformasi yang tengah dicanangkan pemerintah.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar. Saya akan memastikan bahwa setiap langkah kebijakan yang diambil sejalan dengan visi misi Kementerian Transmigrasi, terutama dalam menjaga akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran. Kita harus mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” tegas Edy.
Pelantikan Sekjen baru ini menjadi momentum penting bagi Kementerian Transmigrasi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional. Dengan tantangan ke depan yang semakin kompleks, terutama di tengah dinamika pembangunan nasional, kolaborasi dan inovasi menjadi kunci untuk menjadikan program transmigrasi tetap relevan serta berdampak luas bagi rakyat Indonesia.
(Red)














