Selat Makassar Jadi Sorotan, Kemenko Polkam Gelar Rakor Keamanan Laut

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Makasar-Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Analisis Program Prioritas Keamanan Laut di Makassar. Forum ini menjadi ajang penting untuk menyelaraskan kebijakan maritim nasional sebagaimana termuat dalam RPJMN 2025–2029, dengan fokus utama optimalisasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II di Selat Makassar (7/9).

“Aspek keamanan laut kini menjadi salah satu prioritas utama pembangunan nasional sebagaimana dimandatkan dalam RPJMN 2025–2029,” ujar Brigjen TNI Parwito, Asisten Deputi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polkam saat membuka rakor tersebut.

Ia menegaskan bahwa penguatan pengawasan dan pengamanan jalur strategis seperti ALKI II sangat vital karena kawasan ini memiliki nilai geopolitik tinggi sekaligus berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Parwito, ancaman yang dihadapi tidak sebatas praktik illegal fishing dan kejahatan lintas negara, tetapi juga penyelundupan narkoba, pencemaran laut, hingga potensi konflik geopolitik akibat rivalitas kekuatan global di Indo-Pasifik. “Keamanan laut yang kuat adalah fondasi bagi kedaulatan maritim sekaligus prasyarat bagi Indonesia untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Rakor ini turut mengundang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Dr. M. Ilyas yang mewakili Gubernur Sulsel. Ia menekankan bahwa keamanan laut adalah syarat mutlak bagi kesejahteraan masyarakat pesisir, sejalan dengan konsep ekonomi biru.

READ  Kemenko Polkman Panggil Pemangku Kepentingan Bahas Strategi SDM Keamanan Siber

Selain itu, Akademisi Universitas Hasanuddin, Ir. M. Rijal Idrus, M.Sc., Ph.D pun menyoroti pentingnya perguruan tinggi dalam menyiapkan SDM unggul, sementara unsur intelijen dan aparat penegak hukum mengungkap kerawanan pelabuhan di Sulsel sebagai pintu masuk kejahatan transnasional.

Kolonel Laut Lukas dari Pusinfomar TNI yang hadir turut mengusulkan sistem pertahanan maritim berbasis nelayan, mencontoh maritime militia Tiongkok untuk deteksi dini.

BMKG Sulsel melalui Andy memaparkan rencana pemasangan radar tsunami dan aplikasi digital InaWIS, meski diakui masih ada kendala sosial-budaya karena nelayan kerap mengabaikan peringatan dini.

Selanjutnya dari sisi udara, Kolonel Penerbang Putu dari KODAU II menjelaskan peran TNI AU dalam pengamanan ALKI II, sementara Basarnas Sulsel menyoroti keterbatasan data akurat dalam operasi SAR.

Setelah rakor tersebut, Kemenko Polkam pun mengunjungi Markas Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VI Makassar. Dalam kunjungan itu, Kodaeral VI memaparkan posisi strategis Selat Makassar sebagai simpul pertahanan maritim nasional sekaligus jalur vital yang berdekatan dengan IKN. Meski demikian, mereka mengakui masih ada kesenjangan antara tuntutan operasional dengan ketersediaan alutsista dan infrastruktur.

(Jn//98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Senin, 1 Juni 2026 - 09:09 WIB

Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Berita Terbaru