Patroli Gabungan TNI-Polri di Bandung Dihantam Provokasi Kelompok Anarko

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat info Bandung,  Dalam rangka menciptakan situasi kondusif di Jawa Barat, Kodam III/Siliwangi mendukung Kepolisian Daerah Jawa Barat dengan melaksanakan patroli gabungan di wilayah Kota Bandung. 2 September 2025

Patroli yang berlangsung hingga dini hari tersebut melibatkan 200 personel Polri dan 45 personel TNI, dengan menggunakan 80 unit kendaraan R2, 8 unit kendaraan R4, 2 unit Rantis Anoa, dan 2 unit Ransus Maung. Titik-titik patroli ditentukan berdasarkan laporan kerawanan dari masyarakat yang diterima melalui Danramil dari Ketua RT dan RW.

Saat melintas di depan Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, rombongan patroli diprovokasi oleh kelompok anarko dengan pelemparan bom molotov, batu, hebel, dan benda-benda lainnya. Pasukan Dalmas Polresta Bandung segera membentuk formasi pengamanan dan menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok anarko kemudian melarikan diri masuk ke dalam kampus. Aparat tidak melakukan pengejaran lebih lanjut karena mereka sudah berada di dalam area kampus. Akibat kejadian tersebut, sebuah kendaraan taktis (rantis) terkena lemparan bom molotov, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

READ  Aksi di KPK RI: Warga Mempawah Desak Usut Dugaan Permainan Proyek Air Baku Rp 19 Miliar

Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, terutama pada malam hari. Patroli gabungan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Kota Bandung. Petugas menemukan tumpukan batu dan kayu di Jalan Tamansari, serta sejumlah orang berpakaian hitam yang diduga kelompok anarko berusaha melakukan blokade jalan.

Petugas menduga kelompok tersebut berupaya memancing aparat untuk masuk ke dalam kampus, namun petugas tidak terpancing. Isu aparat membawa senjata dan memasuki kampus adalah hoaks. Faktanya, jarak petugas saat itu sekitar 200 meter dari kampus Unisba, sehingga tidak benar ada aparat yang masuk ke dalam kampus. Gas air mata yang ditembakkan diarahkan ke jalan raya, namun tertiup angin hingga ke area parkiran Unisba.

Lambang indra Setiawan., S.H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK
Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja
17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman
252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota
321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh
Kodaeral XIV Sorong Gelar Persami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:01 WIB

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:11 WIB

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:07 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja

Senin, 11 Mei 2026 - 14:16 WIB

17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01 WIB

252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota

Berita Terbaru