Alumni Pondok Pesantrenn Al- Fath Bersama Budayawan Sukabumi Meminta Polres Kota Tindak Tegas  Akun Facebook Yang Telah Melecehkan KH. Fajar Laksana 

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi-Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fath Kota Sukabumi bersama para budayawan Sukabumi mengecam keras lambannya aparat kepolisian Polres Kota Sukabumi dalam menangani dugaan penistaan terhadap ulama KH Fajar Laksana yang viral di media sosial.

‎Unggahan dari salah satu akun Facebook yang berisi kalimat sinis dan dianggap melecehkan KH Fajar, dinilai telah melukai perasaan umat dan merendahkan martabat ulama.

‎“Diksi seperti ‘kyai atau dukun’ sangat kami kecam. Ini bentuk penghinaan yang tak bisa ditoleransi,” tegas Tantan Sutandi, Koordinator alumni Al-Fath, Selasa (29/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tatan juga menyatakan bahwa jika dalam waktu 7×24 jam tidak ada penetapan tersangka, mereka akan mengepung Polres Sukabumi Kota dan menyerukan jihad.

“Sudah tiga hari unggahan itu beredar, belum ada klarifikasi maupun permintaan maaf dari pemilik akun,” tambahnya.

READ  Korban Janji Kerja Berujung PHP Bertambah: Dugaan Penipuan Puluhan Juta Rupiah, Nama Ik dan Jak Disebut dalam Jaringan

‎Senada, Budayawan Sukabumi Bah Alam menilai tindakan tersebut bukan hanya penghinaan personal, tetapi juga pelanggaran nilai budaya.

“Polisi harus bertindak tegas agar kasus seperti ini tak berulang,” tandasnya.

‎Kuasa hukum KH Fajar, Yogi Purnama, memastikan gelombang laporan akan terus mengalir dari para alumni dan simpatisan.

“Ini bukan sekadar masalah pribadi. Ini soal marwah ulama,” ujarnya.

‎Di media sosial, dukungan terhadap KH Fajar Laksana terus menguat. Tagar solidaritas bermunculan, menuntut agar pemilik akun segera meminta maaf dan diproses hukum. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

 

(Prim RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru