Pemerintah Tegaskan PSN Cetak Sawah Gunakan Lahan Masyarakat, Bukan Hutan Lindung

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Dinas Pangan dan Pertanian Provinsi Papua Barat Daya Menegaskan bahwa pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) Cetak Sawah Rakyat dilakukan dengan mengutamakan lahan milik masyarakat yang telah mendapat persetujuan pemiliknya, serta tidak menyasar kawasan hutan lindung maupun kawasan konservasi.

Kepala Seksi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Provinsi Papua Barat Daya, Agustina Homer, mengatakan masih banyak masyarakat yang belum memahami tujuan dari PSN Cetak Sawah Rakyat, Karena itu, pemerintah terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai program Itu.

Menurutnya, PSN Cetak Sawah Rakyat merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyiapkan lahan, alat dan mesin pertanian, benih, pupuk hingga proses pengolahan lahan, sementara hasil panen sepenuhnya menjadi hak masyarakat.

Agustina Mengatakan Program ini murni untuk masyarakat, Pemerintah hanya memfasilitasi agar masyarakat memiliki lahan pertanian produktif, Hasilnya kembali kepada petani dan masyarakat.

Agustina Juga menegaskan, pemerintah memahami batas-batas kawasan yang tidak boleh dimanfaatkan, seperti hutan lindung dan kawasan yang dilindungi, Oleh sebab itu, lahan yang digunakan merupakan lahan produktif milik masyarakat dan pembukaannya dilakukan setelah melalui sosialisasi serta persetujuan pemilik lahan.

“Kalau masyarakat siap, kami laksanakan. Kalau masyarakat tidak bersedia, tentu kami tidak akan membuka lahan tersebut. Semua dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat,” katanya.

READ  Hari ke II, Personel Polres Maybrat Laksanakan Pengamanan Ibadah KKR Dalam Rangka HUT ke-74 Theofani di Bumi A3

Agustina menjelaskan, sosialisasi dilakukan secara langsung hingga ke kelompok-kelompok tani, Seperti yang dilakukan di Kabupaten Sorong Selatan, pemerintah memberikan pemahaman mengenai tujuan program, manfaat ekonomi, hingga prospek usaha tani padi bagi peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia menilai budidaya padi memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi karena masa panennya relatif singkat, sekitar tiga bulan, serta hasil panennya dapat disimpan dalam waktu yang lama dibandingkan sebagian besar komoditas pangan lokal.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak mengesampingkan pangan lokal,Menurutnya, masyarakat tetap didorong mengembangkan komoditas lokal yang bernilai ekonomi, namun juga perlu memanfaatkan peluang usaha dari budidaya padi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih lanjut, Agustina mengatakan pembangunan sektor pertanian membutuhkan proses yang berkelanjutan. Selain penyediaan sarana dan prasarana, pemerintah juga terus melakukan pendampingan, pelatihan, dan pembinaan kepada petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan mengelola usaha tani secara mandiri.

Ia juga menyoroti tingginya kebutuhan beras di Papua Barat Daya yang hingga kini masih dipasok dari luar daerah. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus alasan penting mengapa program cetak sawah perlu didukung bersama.

“Setiap hari kebutuhan beras yang masuk melalui Pelabuhan Sorong jumlahnya sangat besar. Karena itu, pemerintah berupaya meningkatkan produksi beras di daerah agar ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat dikurangi dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” tutupnya.

Penulis : Leonardo Alfredo Kara

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Suara Rakyat Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua PMII Rayon Ushuluddin, Mendorong Penegakan Hukum dan Kebebasan Sipil Harus Berjalan Beriringan
Merawat Keamanan, Menguatkan Kebersamaan: Satgas Yonif 2 Marinir Sapa Hangat Warga Distrik Tigi
Menteri Transmigrasi Dorong Mangga Unggulan Jawa Timur Tembus Jepang, Perkuat Daya Saing Hortikultura Indonesia di Pasar Global
Wabup Yulianti Tinjau Open House Lelang Kendaraan Dinas, Pemkab Inhil Lepas 51 Aset Secara Terbuka
Peringati Harkopnas ke-79, Plt Kadis Diskop UKM Meranti Ajak Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Kemenkum Lantik 7 PPNS Satpol PP Papua Barat Daya, Siap Tingkatkan Penegakan Hukum
Ketua Panitia Muharam Tingkat Kecamatan Cicurug Mengajak Warga Donor Darah
Penggeledahan Kasus Korupsi Besar Dengan Temuan Aset Miliaran Rupiah, Polisi Amankan Dokumen hingga Foto Keluarga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:29 WIB

Ketua PMII Rayon Ushuluddin, Mendorong Penegakan Hukum dan Kebebasan Sipil Harus Berjalan Beriringan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:20 WIB

Pemerintah Tegaskan PSN Cetak Sawah Gunakan Lahan Masyarakat, Bukan Hutan Lindung

Senin, 13 Juli 2026 - 03:58 WIB

Merawat Keamanan, Menguatkan Kebersamaan: Satgas Yonif 2 Marinir Sapa Hangat Warga Distrik Tigi

Senin, 13 Juli 2026 - 01:17 WIB

Menteri Transmigrasi Dorong Mangga Unggulan Jawa Timur Tembus Jepang, Perkuat Daya Saing Hortikultura Indonesia di Pasar Global

Senin, 13 Juli 2026 - 01:08 WIB

Wabup Yulianti Tinjau Open House Lelang Kendaraan Dinas, Pemkab Inhil Lepas 51 Aset Secara Terbuka

Berita Terbaru

PT Pos Indonesia (Persero) sukses memberikan pelayanan kargo haji 2026 pada musim Haji tahun ini, tercatat sebanyak 13.978 kiriman kargo haji berhasil dikelola Pos Indonesia dengan total berat mencapai 266.822 kilogram atau 266,8 ton.

BUMN

Pos Indonesia Sukses Layani Kiriman Kargo Haji 2026

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:43 WIB