Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || SUKABUMI — Gelombang penolakan terhadap rencana moratorium dapur program MBG terus menguat. Puluhan ribu massa yang terdiri dari buruh tani, pedagang, suplayer, serta relawan dapur SPPG dari Kota dan Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli MBG dijadwalkan menggelar aksi damai pada Rabu (24/06/2026).

Aksi tersebut akan dipusatkan di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, dengan rangkaian kegiatan istighosah dan doa bersama. Selain sebagai bentuk ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga menjadi ruang penyampaian aspirasi untuk menjaga keberlangsungan program MBG sekaligus menolak kebijakan moratorium dapur yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak luas.

Partisipasi relawan dapur SPPG yang didominasi kaum ibu menjadi cerminan bahwa program MBG selama ini tidak hanya berperan dalam pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penopang ekonomi keluarga. Banyak dari mereka menggantungkan penghasilan harian dari aktivitas dapur yang kini terancam berhenti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten Lapangan (Aslap) Dapur SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Citamiang, Kota Sukabumi, Muhammad Marcellindo, menilai kebijakan moratorium perlu dikaji secara lebih komprehensif.

“Kalau MBG dihentikan, dampaknya tidak sederhana. Bukan hanya relawan yang kehilangan penghasilan, tetapi juga anak-anak yang selama ini terbantu pemenuhan gizinya. Program ini sudah berjalan dan menyentuh masyarakat kecil secara langsung,” ujarnya.

READ  Kritik Pedas Mahasiswa FH-UKI: Revisi UU BUMN di Pandang Sebagai Penghianatan Semangat Anti Korupsi Reformasi 1998

Ia menekankan, kebijakan publik seharusnya mempertimbangkan aspek keberlanjutan sosial dan ekonomi, terutama bagi kelompok rentan yang sudah bergantung pada program tersebut.

“Kami berharap ada peninjauan kembali secara menyeluruh. Jangan sampai kebijakan yang diambil justru memutus mata pencaharian masyarakat kecil yang sedang bertumbuh,” tambahnya.

Senada, relawan Dapur SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Citamiang, H. Nendah, juga menyuarakan harapan agar kebijakan moratorium tidak dilakukan secara tergesa tanpa solusi yang jelas.

“Kami bukan menolak perubahan, tapi berharap ada kebijakan yang lebih berpihak. Program ini sudah membantu banyak keluarga dan anak-anak. Kalau memang ada evaluasi, seharusnya diperbaiki, bukan dihentikan,” ungkapnya.

Menurutnya, keberlanjutan MBG tidak hanya soal program, tetapi menyangkut stabilitas ekonomi masyarakat kecil yang selama ini terlibat langsung di dalamnya.

” Saya berharap pemerintah dan pihak terkait, termasuk BGN, membuka ruang dialog yang konstruktif. Mereka mendorong adanya kebijakan yang lebih adaptif dan solutif, sehingga tujuan peningkatan gizi masyarakat tetap tercapai tanpa mengorbankan keberlangsungan ekonomi warga.” Tuturnya

Penulis : Prima RK

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:09 WIB

Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Berita Terbaru

Berita Daerah

DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Daftarkan Kepengurusan ke Kesbangpol

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:17 WIB