SUARARAKYAT.info || SUKABUMI — Kondisi Lapangan Merdeka Sukabumi yang sejatinya menjadi ruang publik kebanggaan warga kini menuai sorotan tajam. Fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah itu mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan, memicu keluhan dari masyarakat yang datang berkunjung.
Pantauan di lokasi pada Selasa (24/3/2026), sejumlah bagian jalur pejalan kaki yang sebelumnya dipercantik dengan aspal berwarna-warni terlihat mulai terkelupas. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
Sunjaya (48), salah satu warga yang tengah berada di area tersebut, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai pembangunan yang menelan anggaran besar seharusnya diimbangi dengan perawatan yang maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Baru juga beberapa waktu digunakan, tapi sudah mulai rusak. Ini kan pakai anggaran besar, masa perawatannya seperti ini?” ujarnya dengan nada heran.selasa (24/3/2026)
Tak hanya soal infrastruktur, persoalan kebersihan juga menjadi perhatian. Sampah terlihat berserakan di beberapa titik, mencerminkan lemahnya pengelolaan dan pengawasan. Kondisi ini dinilai mencoreng fungsi lapangan sebagai ruang publik yang seharusnya nyaman dan representatif.
Selain itu, keberadaan pedagang yang berjualan tanpa penataan yang rapi turut menambah kesemrawutan. Aktivitas komersial seperti penyewaan sepeda listrik juga menjadi sorotan, karena dinilai belum diatur dengan baik sehingga terkesan semrawut dan mengganggu tata ruang.
Ironisnya, di tengah berbagai kekurangan tersebut, Lapangan Merdeka masih menjadi magnet bagi masyarakat untuk beraktivitas. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan warga akan ruang publik yang layak, sekaligus menjadi sindiran keras bagi pemerintah kota.
Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan Wali Kota Sukabumi dan dinas terkait dalam menjaga fasilitas publik yang telah dibangun. Menurut mereka, pembangunan tanpa perawatan yang berkelanjutan hanya akan menjadi pemborosan anggaran.
“Jangan hanya bagus di awal saja. Setelah diresmikan, dibiarkan begitu saja. Ini uang rakyat, harusnya dijaga,” tambah Sunjaya.
Warga berharap Pemerintah Kota Sukabumi segera melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kebersihan, hingga penataan pedagang dan aktivitas komersial. Tanpa langkah konkret, Lapangan Merdeka dikhawatirkan akan semakin kehilangan fungsi dan nilai sebagai ruang publik yang layak.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan sekadar proyek fisik, melainkan komitmen jangka panjang untuk merawat dan mengelola demi kepentingan masyarakat luas.
Penulis : HS
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














