Kota Sorong Papua Barat Daya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah operasionalnya menjalankan kegiatan operasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Jumat (13/2/2026).
Menanggapi hal ini, Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi akibat adanya kendala operasional di SPBU 85.98405, Pada Siang Hari, (12/1/2026).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyampaikan bahwa penghentian operasional dilakukan sementara waktu guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami telah melakukan konfirmasi kepada pihak SPBU dan memang terdapat kendala operasional. Oleh karena itu, operasional dihentikan sementara agar layanan kepada masyarakat tetap maksimal. Setelah kendala dapat diatasi, operasional SPBU kembali berjalan normal,” jelasnya.
Dalam kondisi normal, SPBU 85.98405 beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIT. Jam operasional tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kelancaran operasional.
Pertamina Patra Niaga juga menegaskan bahwa penghentian sementara tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan stok BBM. Pasokan Pertalite, Pertamax, dan Dexlite yang disalurkan melalui SPBU tersebut dipantau setiap hari untuk memastikan ketersediaannya bagi masyarakat.
“Kami memastikan stok BBM dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” tambah Ispiani.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina Patra Niaga, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di 135.
Penulis : Leonardo
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














