Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Gantung Leuwi Reuming, Akses Warga Kalibunder Kembali Terhubung

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| SUKABUMI — Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan pemakaian Jembatan Gantung Leuwi Reuming yang berlokasi di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (26/1/2026). Peresmian ini menandai kembali pulihnya akses transportasi vital bagi masyarakat setempat setelah sebelumnya sempat terganggu dan melalui proses pembangunan yang cukup intensif.

Jembatan gantung Leuwi Reuming dibangun dengan panjang sekitar 70 meter dan diselesaikan dalam waktu 120 hari kalender. Pembangunan jembatan tersebut sepenuhnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari program peningkatan dan pemulihan infrastruktur daerah.

Keberadaan jembatan ini dinilai sangat strategis karena berfungsi sebagai akses penghubung antarwilayah sekaligus jalur alternatif bagi aktivitas masyarakat. Selain mempermudah mobilitas harian warga, jembatan ini juga menjadi sarana penting dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa di wilayah Kecamatan Kalibunder.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, MM, beserta jajaran perangkat daerah terkait, unsur kecamatan, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun oleh pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa keberlanjutan manfaat infrastruktur sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaannya.

“Saya mengajak masyarakat, khususnya Camat dan seluruh komponen serta elemen masyarakat di wilayah ini, agar setelah diresmikannya jembatan gantung Leuwi Reuming dapat memelihara sarana dan prasarana yang telah dibangun pemerintah,” tegas Bupati.

READ  KASAD dan Gubernur Jawa Barat Resmikan Pengairan Pertanian di Sukabumi untuk Dorong Swasembada Pangan Nasional

Bupati berharap keberadaan jembatan gantung tersebut dapat memberikan kemudahan aksesibilitas, memperlancar arus perekonomian, serta mendukung distribusi barang dan jasa. Dengan konektivitas yang semakin baik, ia optimistis jembatan ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat sekitar.

“Semoga jembatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun aktivitas keseharian warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, MM, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Leuwi Reuming merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, fungsional, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam kondisi pascabencana.

Menurut Uus, jembatan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bagian penting dari sistem transportasi yang memiliki peranan strategis dalam mendukung berbagai sektor kehidupan.

“Jembatan memiliki peran penting tidak hanya dalam mendukung bidang ekonomi, tetapi juga sosial, budaya, dan lingkungan. Infrastruktur seperti ini merupakan unsur vital dalam pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan selesainya pembangunan jembatan gantung Leuwi Reuming, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan lebih lancar, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sukabumi.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjut Uus, akan terus berupaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan pemulihan akses transportasi.

Penulis : Edi

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug
Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru
Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 01:27 WIB

MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 04:08 WIB

Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi

Minggu, 19 April 2026 - 23:15 WIB

Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 

Minggu, 19 April 2026 - 22:20 WIB

Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug

Sabtu, 18 April 2026 - 13:47 WIB

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru

Berita Terbaru

TNI

Kodaeral XIV Hadiri Peringatan Hari Kartini di Sorong

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:51 WIB