Liwutung, Minahasa Tenggara (24/01/26) – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal kembali menggema di Kecamatan Pasan. Masyarakat luas diajak untuk hadir dan mendukung pelaksanaan Pesta Rakyat Kecamatan Pasan 2026 yang akan digelar pada Minggu, 25 Januari 2026, di depan Kantor BPU Desa Liwutung, Jalan Raya Liwutung–Tombatu.
Pagelaran pesta rakyat ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Pasan untuk menampilkan budaya tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tidak sekadar menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ruang perjumpaan sosial yang mempererat persaudaraan antarwarga dari berbagai desa di Kecamatan Pasan dan sekitarnya, Sabtu (24/01/26).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesta Rakyat Kecamatan Pasan 2026 disiapkan sebagai ajang perayaan budaya yang terbuka untuk semua kalangan. Dukungan dari MBK Gema Dirgantara Liwutung menjadi salah satu penguat terselenggaranya acara ini, sekaligus menunjukkan peran aktif komunitas lokal dalam menjaga tradisi daerah.
Masyarakat Sulawesi Utara, khususnya warga Minahasa Tenggara, diharapkan dapat hadir secara langsung untuk menyaksikan ragam pertunjukan budaya tradisional yang akan ditampilkan. Kehadiran masyarakat dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pelestarian budaya lokal yang semakin jarang ditemui di tengah arus modernisasi.
Kegiatan ini di harapkan agar mendapat perhatian dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi Sulawesi utara maupun pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara. Karena dengan adanya dukungan dari pemerintah provinsi dan pemerintah daerah maka pesta rakyat tersebut pasti akan berhasil, karena pesta rakyat ini bukan hanya milik masyarakat Pasan, tetapi juga bagian dari budaya daerah yang patut dijaga dan di lestarikan secara bersama.
Selain itu, Pesta Rakyat Kecamatan Pasan 2026 diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata budaya. Dengan keunikan tradisi dan kearifan lokal yang ditampilkan, kegiatan ini diyakini berpotensi menarik minat pengunjung dari luar daerah hingga mancanegara, sekaligus memperkenalkan identitas budaya Pasan ke tingkat yang lebih luas.
Ajakan ini juga disampaikan kepada para tokoh daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan moral terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran dari berbagai pihak, nantinya diharapkan dapat menambah semarak acara sekaligus menunjukkan kepedulian bersama terhadap pelestarian budaya leluhur.
Dengan semangat kebersamaan, maka Pesta Rakyat Kecamatan Pasan tahun 2026 diharapkan menjadi perayaan budaya yang meriah, bermakna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir. Warga pun diajak datang ramai-ramai untuk merayakan budaya tradisional yang menjadi kebanggaan bersama di Tanah Minahasa Tenggara khususnya di kecamatan Pasan, “Kalau bukan Ngana yang sukseskan, siapa lagi Yang bisa sukseskan”, tutupnya.
(Tim/Red)














