Pemkot Sorong Gelar Workshop Tata Kelola BOS, Perkuat Komitmen Program Sekolah Gratis

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Pemerintah Kota Sorong menggelar Workshop Tata Kelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) se-Kota Sorong yang berlangsung di Hotel Vega, Selasa (13/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas pengelola dana BOS di tingkat satuan pendidikan.

Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, menegaskan bahwa program Sekolah Gratis di Kota Sorong bukan sekadar janji politik, melainkan komitmen nyata dan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua, khususnya di Kota Sorong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan utama program ini adalah meringankan beban orang tua dalam pembiayaan pendidikan sekaligus memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang setara tanpa memandang latar belakang ekonomi,” ujar Ansar Karim.

Ia menekankan bahwa dana BOS merupakan tulang punggung operasional sekolah dalam mendukung keberhasilan program pendidikan gratis. Oleh karena itu, tata kelola dana BOS yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi menjadi kunci utama.

“Dana BOS adalah instrumen penting untuk mewujudkan pendidikan gratis. Pengelolaannya harus dilakukan dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik,” tegasnya.

Workshop ini difokuskan pada penguatan pemahaman regulasi pengelolaan dana BOS, peningkatan kapasitas perencanaan, penggunaan, penatausahaan, serta pelaporan keuangan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meminimalisasi risiko penyimpangan dan kesalahan administrasi.

READ  Perkuat Struktur Organisasi, DPC GRIB Jaya Pelalawan Serahkan Mandat Ke 4 PAC Kecamatan

Wakil Wali Kota Sorong juga mengingatkan agar dana BOS digunakan secara optimal untuk peningkatan mutu pembelajaran, penyediaan sarana dan alat pendidikan, serta pembiayaan operasional non-fisik. Ia menegaskan bahwa dana BOS tidak diperkenankan digunakan untuk pembangunan fisik yang tidak sesuai ketentuan.

Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Pendidikan, bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), akan terus melakukan pengawasan dan memberikan bimbingan teknis secara berkelanjutan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan setiap rupiah dana BOS memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Wilayah Sorong, Ruben Silalahi, menyampaikan apresiasinya dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan yang lebih baik.

“Workshop ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan sekolah, sehingga kualitas pendidikan di Kota Sorong dapat terus meningkat.

Penulis : Leonardo

Editor : Fredo

Sumber Berita: SuaraRakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus HIV di Kepulauan Meranti Meningkat Juli 2026, Dinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Gencarkan Sosialisasi dan Skrining
Dinas Kesehatan Kota Sorong Resmi Aktifkan Kembali Pelayanan RS Maleo Setelah Audit Investigasi
Kesbangpol Kota Sorong Perkuat Transparansi Keuangan Forum Lintas Suku Papua Raya
Musorprovlub KONI Papua Barat Daya 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Ajak Bersatu Raih Prestasi Olahraga
Bappeda Kota Sorong Perkuat Kualitas Renja OPD Melalui Bimtek 2026, Langkah Strategis Wujudkan Perencanaan Berkualitas
Lewat Rakor dan Lokmin, Camat Sukaraja Dorong Sinergi Kesehatan, Kesiapsiagaan Kemarau, dan Persatuan Warga
Bupati Herman Tegaskan Percepatan Kinerja OPD, Ingatkan ASN Tingkatkan Disiplin dan Tanggung Jawab
MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Kasus HIV di Kepulauan Meranti Meningkat Juli 2026, Dinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Gencarkan Sosialisasi dan Skrining

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Dinas Kesehatan Kota Sorong Resmi Aktifkan Kembali Pelayanan RS Maleo Setelah Audit Investigasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:14 WIB

Kesbangpol Kota Sorong Perkuat Transparansi Keuangan Forum Lintas Suku Papua Raya

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:03 WIB

Musorprovlub KONI Papua Barat Daya 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Ajak Bersatu Raih Prestasi Olahraga

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:50 WIB

Bappeda Kota Sorong Perkuat Kualitas Renja OPD Melalui Bimtek 2026, Langkah Strategis Wujudkan Perencanaan Berkualitas

Berita Terbaru