Kota Sorong Papua Barat Daya – Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPPLH) Kota Sorong menggelar kegiatan penanaman bibit pohon bertema “Hijaukan Bumi, Kurangi Dampak Perubahan Iklim”, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ruang terbuka hijau serta menjaga kelestarian lingkungan di Kota Sorong.
Penanaman pohon diikuti langsung oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim, pimpinan perangkat daerah, serta siswa-siswi SMA Negeri 2 Kota Sorong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala DPPLH Kota Sorong, Corina Mansawan, mengatakan perubahan iklim saat ini bukan lagi ancaman masa depan, melainkan telah dirasakan secara nyata.
“Peningkatan suhu, perubahan pola hujan, banjir, kekeringan, hingga kerusakan lingkungan adalah dampak berkurangnya tutupan hijau dan meningkatnya aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan,” ujar Corina.
Ia menjelaskan, kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Sorong dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan hidup.
“Lingkungan yang sehat adalah fondasi utama untuk mewujudkan Kota Sorong yang maju, nyaman, dan layak huni bagi generasi sekarang dan mendatang,” tambahnya.
Pada kegiatan tersebut, DPPLH Kota Sorong menanam sebanyak 250 bibit pohon yang terdiri dari bougenville, tiara payung, ketapang kencana, kucuk merah, dan matoa, masing-masing sebanyak 50 pohon. Penanaman akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan target tambahan sekitar 400 bibit pohon.
“Penanaman lanjutan akan dimulai dari kawasan Jupiter hingga Kampung Baru, dengan memanfaatkan setiap lahan kosong yang tersedia,” jelas Corina.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata penghijauan sesuai visi dan misi Wali Kota Sorong.
“Setiap pohon yang ditanam adalah investasi jangka panjang bagi kualitas udara, kesuburan tanah, dan masa depan generasi mendatang. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan penanaman dan perawatan pohon sebagai gerakan bersama,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengatakan kegiatan penanaman pohon merupakan implementasi visi pembangunan “Sorong Maju” di seluruh sektor.
“Kota Sorong harus maju dan bersih. Kita ingin menjadikan Sorong sebagai kota yang indah, nyaman, dan hijau,” ujar Septinus.
Ia mengapresiasi DPPLH Kota Sorong yang telah menerjemahkan visi tersebut melalui aksi penghijauan.
“Sorong harus hijau. Kita tanami pohon, bunga, dan tanaman hias agar kota ini indah dipandang,” katanya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya ruang terbuka hijau dan taman kota sebagai ruang sosial bagi masyarakat, khususnya generasi muda, seiring perkembangan Kota Sorong sebagai kota modern.
Selain itu, Pemerintah Kota Sorong berencana menyusun peraturan daerah (Perda) yang mewajibkan setiap rumah dan ruko di sepanjang jalan raya menanam minimal satu pohon di depan atau di batas bangunan.
“Ke depan akan kita atur melalui perda. Satu rumah, satu pohon, agar kota ini benar-benar hijau,” pungkasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan aktivis lingkungan untuk bersama-sama menjaga dan menghijaukan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama dalam menyelamatkan bumi.
Penulis : Leonardo
Editor : Fredo
Sumber Berita: SuaraRakyat.info














