Kawali (Koalisi Kawal Lingkungan Indonesia Lestari) DPD Bekasi Raya, Kawal Kasus Dugaan Suap Proyek Ijon Yang Menyeret OTT Bupati

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bekasi – Ketua Kawali (Kawal Lingkungan Hidup) Bekasi Raya, Sopian, menegaskan bahwa proses penegakan hukum tidak boleh dilakukan setengah-setengah dan hanya berhenti pada penyegelan atau tindakan seremonial semata dalam menangani dugaan gratifikasi dan suap proyek ijon yang diduga melibatkan oknum tertentu.

Menurut Sopian, penanganan perkara hukum harus diarahkan secara jelas dan tegas pada pembuktian bersalah atau tidak bersalahnya pihak-pihak yang diduga terlibat. Ia menilai, sikap menghindar atau kabur dari proses hukum justru mencederai prinsip keberanian dan tanggung jawab moral.Sabtu (27/12/2025)

“Kalau memang laki-laki dan berani berbuat, harus berani bertanggung jawab. Baik terbukti bersalah maupun tidak, semuanya harus dihadapi secara terbuka dan ksatria,” tegas Sopian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Sopian menekankan pentingnya menjaga integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga penegak hukum yang memiliki mandat besar dalam pemberantasan korupsi. Ia menilai, setiap langkah KPK harus benar-benar dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta tidak boleh terkesan ragu dalam menindak dugaan pelanggaran hukum.

READ  Proyek Miliaran Diduga Asal Jadi, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Dinilai Gagal Total Awasi Pembangunan Jalan Kadudampit–Sukalarang

“KPK harus segera mengusut tuntas dugaan gratifikasi dan suap proyek ijon ini. Jangan sampai hukum hanya dijadikan bancakan, sementara masyarakat dibuat bingung karena prosesnya tidak jelas ujungnya,” ujarnya dengan nada tegas.

Sopian juga menyoroti kebutuhan masyarakat akan keterbukaan informasi dalam setiap proses penegakan hukum. Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap KPK dan aparat penegak hukum secara keseluruhan.

“Kami sebagai masyarakat meminta transparansi. Sudah sejauh mana pengembangan kasus ini, siapa saja yang terlibat, dan bagaimana proses hukumnya. Jangan hanya berhenti pada dugaan dan penyegelan tanpa kejelasan hukum,” pungkas Sopian kepada Wartawan

Penulis : Haris Pranatha

Editor : Red-01

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru