SUARARAKYAT.info|| Bekasi – Memasuki musim pancaroba, berbagai keluhan alergi kulit kembali banyak dialami masyarakat. Kondisi cuaca yang tidak menentu seringkali memperburuk reaksi alergi, terutama pada kelompok rentan. Hal tersebut diungkapkan dr. Handrik Kurniawan, dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus CEO Heritage Medical Bekasi, pada Jumat (08/12/2025).
Menurut dr. Handrik, pola hidup sehat dan kebersihan tubuh menjadi kunci utama mencegah alergi. “Pola makan pun harus dijaga karena alergi itu sangat kuat dipengaruhi oleh makanan dan perubahan cuaca. Masyarakat harus lebih waspada,” ujarnya.
Sejak dibuka pada Mei 2025, Heritage Medical Bekasi telah menjadi salah satu klinik rujukan masyarakat dalam menangani berbagai keluhan kulit dan penyakit infeksi menular seksual. Klinik ini menghadirkan layanan pemeriksaan komprehensif oleh dokter spesialis berpengalaman, termasuk dr. Djauharina Rizki Fadila, Sp.KK.
“Banyak pasien datang dengan keluhan kulit, seperti alergi, herpes, dan eksim. Selain itu kami juga fokus menangani penyakit infeksi menular seksual. Ini hal yang sering dialami masyarakat, tetapi banyak yang malu berobat,” jelas dr. Hendrik.
Ia menekankan bahwa keluhan seperti kencing bernanah, kutil kelamin, atau bercak luka pada kulit dan area genital tidak boleh dibiarkan. Pemeriksaan dini sangat penting agar penyakit tidak semakin parah.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Handrik juga memberikan edukasi mengenai HIV dan pentingnya deteksi dini. Ia menegaskan bahwa hubungan seksual yang tidak aman berpotensi menyebabkan penularan HIV maupun penyakit menular seksual lainnya.
“Jika setelah berhubungan dengan pasangan tidak tetap atau perilaku seksual berisiko seseorang merasa tidak enak badan, segera periksa ke fasilitas kesehatan. Jangan tunggu parah,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kini obat HIV, yaitu Antiretroviral (ARV), dapat diperoleh secara gratis melalui dinas kesehatan atau puskesmas. Obat ini tidak menyembuhkan secara total, namun mampu menekan aktivitas virus sehingga pasien bisa hidup normal dalam jangka panjang.
“ARV ini menekan virus HIV agar tidak mudah menular dan tidak memicu gejala. Banyak pasien sudah minum ARV lebih dari sepuluh tahun dan tetap bisa menjalani hidup dengan baik,” tuturnya.
Selain alergi dan HIV, Heritage Medical Bekasi juga banyak menangani kasus kutil kelamin yang disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV). Dr. Handrik mengingatkan bahwa kutil kelamin berbeda dari jenis kutil di tangan atau tubuh.
“Pernah ada pasien yang hanya dalam lima sampai tujuh hari, ukuran kutil kelamin bisa membesar hingga diameter dua sentimeter. Ini tidak bisa dibiarkan, harus segera ditangani sebelum menyebar,” tegasnya
Heritage Medical Bekasi juga bekerja sama dengan laboratorium untuk pemeriksaan kultur jaringan, pengambilan spesimen, serta tes darah. Klinik ini menyediakan ruang konsultasi privat agar pasien merasa aman dan nyaman, terutama ketika membicarakan masalah kesehatan yang berkaitan dengan hubungan rumah tangga atau pasangan.
“Kami memberikan ruang privasi dan edukasi kepada pasien, termasuk yang berkaitan dengan hubungan suami-istri. Banyak kasus yang bisa ditangani dengan baik jika pasien mau terbuka sejak awal,” jelas dr. Handrik.
Dengan jumlah kunjungan pasien yang terus meningkat, dr. Handrik berharap fasilitas dan sarana di Heritage Medical Bekasi dapat terus berkembang. Media pun diajak melihat langsung fasilitas serta teknologi kesehatan yang digunakan di klinik tersebut.
“Mohon doanya, semoga ke depan Heritage Medical Bekasi semakin berkah, fasilitasnya semakin lengkap, dan layanan semakin berkualitas. Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang sembuh dan mendapatkan edukasi kesehatan yang benar,” tutupnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : S Handoko
Editor : Red-SR
Sumber Berita: Suararakyat. info














