Bahas Isu Strategis, Dinkes Bengkalis Gelar Forum PD Renja 2027

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Suararakyat.info BENGKALIS,  – Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka pembahasan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinkes Bengkalis, Jalan Pertanian, Selasa, 24 Februari 2026, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor.
Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan, serta Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis H. Muhammad Isa Selamat. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Bengkalis Ermanto, para kepala bidang (Kabid), UPT Puskesmas, perwakilan PMI, serta perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Johansyah Syafri menekankan agar penyusunan Renja 2027 benar-benar mempertimbangkan kondisi keuangan daerah, khususnya terkait belanja pegawai, belanja operasional (overhead), serta prioritas program unggulan daerah.
Ia berharap rancangan Renja mampu mengakomodasi visi dan misi kepala daerah, termasuk program strategis pembangunan Rumah Sakit Pratama di Bukit Batu sebagai salah satu upaya peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita berharap program unggulan Pemkab Bengkalis menjadi prioritas, sejalan dengan visi misi kepala daerah untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang unggul,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Bengkalis, Ermanto, meminta dukungan dan masukan dari seluruh peserta forum terhadap sejumlah isu kesehatan yang masih menjadi tantangan, di antaranya penanganan kasus bayi baru lahir serta upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.
“Kami mohon saran dan masukan terhadap isu-isu kesehatan yang menjadi tantangan Dinas Kesehatan, khususnya dalam menangani kasus bayi baru lahir dan menekan angka kematian,” ungkapnya.
Ermanto menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat melalui penguatan program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Irmi Syakip Arsalan, menyoroti pentingnya peran Dinkes dalam percepatan penanganan stunting. Ia juga mendorong agar program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil dan bayi dapat diselaraskan dengan kebijakan daerah.
Selain itu, Irmi menekankan bahwa pelayanan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan, tidak boleh menjadi beban masyarakat akibat prosedur administrasi yang berbelit.
“Pelayanan kesehatan tidak boleh menjadi tawar-menawar. Jika prosedur BPJS bisa disederhanakan tanpa mengurangi substansi, maka harus disederhanakan agar masyarakat tidak terbebani,” tegasnya.
Ia juga menyoroti masih banyaknya kepesertaan BPJS masyarakat yang tidak aktif, sehingga diperlukan langkah strategis untuk memastikan akses layanan tetap terjamin.
Senada dengan itu, Muhammad Isa Selamat menambahkan bahwa dengan jumlah penduduk saat ini, Kabupaten Bengkalis idealnya memiliki 25 Puskesmas untuk pemerataan layanan kesehatan. Ia mendorong Dinkes agar mampu memanfaatkan peluang pendanaan dari APBN maupun dana khusus lainnya guna mendukung penguatan fasilitas kesehatan.
“Strategi pelayanan kesehatan ke depan harus mengedepankan perubahan paradigma dan mentalitas pelayanan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kemudahan, keterjangkauan, dan kualitas layanan yang lebih baik,” imbuhnya.
Forum Perangkat Daerah ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program yang realistis, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi landasan kuat dalam penyusunan Renja Dinkes Bengkalis Tahun 2027*(Tengku)

READ  Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kapolsek Rangsang Kembali Laksanakan Penanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton Untuk Infrastruktur Nasional
Masjid Rest Area Cisayar Tinggal Rangka: Dana Miliaran Menguap, Pemkab Sukabumi Diduga Tutup Mata
Dapur Program MBG di Garut Terbakar Tengah Malam, Dugaan Kelalaian Standar K3 dan Pengawasan SPPG Menguat
Dapur MBG atau Bom Waktu? Dugaan Pelanggaran Sanitasi di SPPG Tanjung Jaya 2 Garut Picu Kekhawatiran Publik
KORPRI Kepulauan Meranti Dukung Pemkab Selesaikan Tunda Bayar Gaji ASN, TPP, dan PPPK April 2026
MIO Sukabumi Raya Desak Bupati Asep Japar Copot Kadis PU, Dinilai Gagal dan Tak Transparan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:42 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:29 WIB

Kapolsek Rangsang Kembali Laksanakan Penanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:40 WIB

Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton Untuk Infrastruktur Nasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:00 WIB

Masjid Rest Area Cisayar Tinggal Rangka: Dana Miliaran Menguap, Pemkab Sukabumi Diduga Tutup Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:15 WIB

Dapur Program MBG di Garut Terbakar Tengah Malam, Dugaan Kelalaian Standar K3 dan Pengawasan SPPG Menguat

Berita Terbaru