Pemulung Tewas Seketika Diduga Akibat Gerinda Selongsong Mortir di Babelan

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bekasi — Seorang pemulung tewas seketika setelah diduga menggerinda selongsong mortir yang kemudian meledak di Kampung Ujung Harapan RT 01/02, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban bernama Dayat (30) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian. Dentuman keras yang disertai kepulan asap hitam membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

Saksi bernama Jeje, seorang tukang galon yang berada tidak jauh dari lokasi, mengaku mendengar suara ledakan keras sebelum melihat asap pekat membumbung.
“Jam 2-an kedenger suara meledak. Saya lihat dari jauh ada asap hitam. Pas saya datang, korban sudah tertelungkup. Petugas kesehatan sudah nutupin biar warga nggak nyentuh sambil nunggu Kapolsek,” ujar Jeje.

Menurutnya, di dekat tubuh korban terlihat benda menyerupai selongsong mortir yang diduga sedang digerinda oleh korban sebelum insiden terjadi.
“Kalau lihat dari barangnya, kayak benda bekas mortir. Itu digerinda sama korban. Mungkin karena gesekan panas jadi meledak,” jelasnya.

Jeje menambahkan bahwa korban sehari-hari bekerja sebagai pemulung dan diduga menemukan benda tersebut saat mencari barang rongsok.
“Dia pemulung. Mungkin nggak tahu kalau itu bahaya. Ada beberapa potongan juga,” katanya.

READ  Geger Dugaan Pencurian Marak di Tiga Kedusunan Desa Sindangresmi, Warga Resah dan APH Diminta Bertindak Tegas


Kapolsek Babelan Kompol Wito membenarkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan sumber ledakan diduga berasal dari mortir yang masih aktif. Ledakan itu terjadi di rumah korban yang dikenal sebagai pengumpul barang bekas.
“Semacam peluru tank,” ujar Wito saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut Wito, korban diduga mencoba membelah benda tersebut menggunakan mesin gerinda untuk dijual karena terbuat dari logam. Namun upaya itu justru memicu ledakan dan menewaskan korban seketika.

Untuk memastikan jenis bahan peledak dan penyebab pasti ledakan, polisi telah meminta bantuan tim Gegana Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kendatipun Suara ledakan bahkan terdengar keras hingga radius 1 Kilo Meter, sementara guna kepentingan penyelidikan
jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati Jakarta dilakukan otopsi

(Haris Pranatha)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Forkopimda Absen di HUT Dadali Pati Ke-9, Komitmen Pemkot Sukabumi terhadap Pelestarian Budaya Dipertanyakan
RUSAIDA Bongkar Dugaan Praktik TPPO, PMI Asal Sukabumi Tertahan di Dubai, Keluarga Dibebani Biaya Pulang
Kasus Peluru Nyasar Alastlogo: PC PMII Pasuruan Sayangkan Sikap Polresta yang Menunggu Laporan Korban
BEM Nusantara Sukabumi Raya Soroti Tata Kelola RSUD Palabuhanratu: Anggaran Puluhan Miliar Digelontorkan, Pelayanan dan Fasilitas Dinilai Belum Sejalan
Diduga Teror Peluru Nyasar di Alastlogo Belum Terpecahkan, BEMPTNU Tapal Kuda Desak Polres Pasuruan Kota Buka Hasil Penyelidikan Secara Transparan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:28 WIB

Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:18 WIB

DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:08 WIB

Forkopimda Absen di HUT Dadali Pati Ke-9, Komitmen Pemkot Sukabumi terhadap Pelestarian Budaya Dipertanyakan

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:03 WIB

RUSAIDA Bongkar Dugaan Praktik TPPO, PMI Asal Sukabumi Tertahan di Dubai, Keluarga Dibebani Biaya Pulang

Berita Terbaru