Geger Dugaan Pencurian Marak di Tiga Kedusunan Desa Sindangresmi, Warga Resah dan APH Diminta Bertindak Tegas

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi- Warga Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, kini dilanda keresahan akibat maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam sebulan terakhir. Aksi kejahatan tersebut merambah tiga kedusunan, yakni Dusun Gunung Batu, Dusun Kubang, dan Dusun Bantarjati, dengan berbagai korban yang sudah jatuh, mulai dari kehilangan handphone, ternak kambing, hingga sepeda motor.

Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Lili yang akrab disapa Ebot, menuturkan bahwa keresahan warga sudah mencapai puncaknya. Ia menegaskan perlunya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH), khususnya kepolisian, agar keamanan masyarakat bisa segera dipulihkan.

“Beberapa korban sudah melapor kepada kami. Dari keterangan warga, pelaku pencurian diduga bernama Wandi dan Apid, yang berasal dari Kampung Gunung Batu. Warga semakin takut karena ada kabar mereka beraksi sambil membawa senjata tajam,” ujar Lili, Sabtu (27/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam catatan warga, kasus pencurian sudah berlangsung lebih dari sebulan. Beberapa laporan menyebutkan, di Kampung Cigolenang seorang warga kehilangan satu unit telepon genggam, di Dusun Kubang juga raib satu telepon genggam, di Dusun Sampalan seekor kambing hilang, dan yang terbaru satu unit kendaraan bermotor digasak pelaku di Dusun Gunung Batu. Meski sempat dikejar warga, para pelaku selalu berhasil kabur.

READ  Bansos Rp900 Ribu Diduga Tak Sampai ke 6 KPM di Desa Ubrug, Warga Diintimidasi Oknum RW untuk Bungkam

Mai, anggota Linmas Dusun Bantarjati, juga membenarkan bahwa aksi pencurian di wilayahnya semakin merajalela. Sebagai bentuk antisipasi, warga dari tiga kedusunan kembali mengaktifkan ronda malam dan membuat portal jalan dengan sistem tutup-buka untuk memantau lalu lintas orang yang keluar masuk kampung.

“Kami juga berkoordinasi antar-dusun. Bila ada orang mencurigakan, warga diminta segera melapor agar bisa diamankan. Semua ini dilakukan karena masyarakat sudah sangat resah dan takut. Kami ingin kampung ini kembali aman,” tutur Mai.

Lebih lanjut, Mai menambahkan bahwa para pelaku diduga merupakan residivis yang kerap keluar-masuk penjara. Hal itu membuat mereka cukup lihai dalam menghindari kejaran warga. “Beberapa kali sebenarnya hampir tertangkap, tapi mereka selalu berhasil kabur. Kami berharap aparat kepolisian segera turun tangan dan menangkap para pelaku,” tegasnya.

Situasi yang mencekam ini menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat. Selain kerugian materi, warga kini juga merasa terancam secara psikologis karena khawatir menjadi korban berikutnya. Para tokoh masyarakat dan perangkat desa kompak menyerukan agar kepolisian segera melakukan patroli intensif, menyelidiki, serta mengamankan pelaku yang sudah meresahkan.

Masyarakat berharap tindakan cepat dari aparat bisa segera mengembalikan rasa aman di Desa Sindangresmi.

(Ade G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru