SUARARAKYAT.info|| Sukabumi – Kepala Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, Dahlan Sudarlan hari Jum’at, 7 Nopember 2025 sekira pukul 09.00 WIB mengajak seluruh jajarannya tanggap dengan situasi dan kondisi di wilayahnya. Hal itu disampaikannya sebelum membuka musrenbangdes yang dihadiri Kasi PMD Ludi Jalaludin, Babinsa, Babinkamtibmas, BPD, Bidan Desa, Karang Taruna Desa, Ketua RT, Ketua RW, Pendamping Kecamatan, Direktur BUMDesa, Direktur Kopdes Merah Putih serta para tokoh
“Musrenbangdes kali ini menjadi berbeda dari sebelumnya karena masa bakti periode ketiga saya hanya tinggal menghitung bulan. Melalui forum ini saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja tanpa mengenal waktu. Dan pada hari ini saya juga memohon maaf bila selama memimpin desa ini masih banyak yang bisa saya kerjakan.” Papar Dahlan Sudarlan, Jum’at, (7 /11/2025)
Makanya saya minta lanjut Dahlan Sudarlan seluruh jajaran tanggap dengan kondisi di lingkungannya. Sebab hampir di seluruh wilayah telah dilaksanakan baik pembangunan infra struktur maupun lainnya. Nanti ketika persiapan Pilkades seluruh pembangunan yang ada tetap dijaga dan dirawat. Dan seluruh pembangunan yang menggunakan anggaran tidak hilang oleh bantuan pihak
“Selama tiga periode memimpin desa ini puluhan milyar telah digelontorkan negara melalui desa yang didasari oleh hasil musrenbangdes.” Ucap Dahlan Sudarlan.
Ketua BPD, Aang Haetimi menjelaskan musrenbangdes ini menjadi momen dalam menentukan draf pembangunan di setiap kadusunan. Oleh karenanya setiap usulan yang akan dimasukan dalam rencana kegiatan pembangunan untuk diperjuangkan dalam musrenbang di kecamatan.
“Hari ini tinggal memastikan kegiatan lain yang memang dibutuhkan masyarakat tetapi belum sempat diusulkan.” Tutur Aang Haetimi
Kasi PMD Kecamatan Cicurug, Ludi Jalaludin dalam sambutannya menegaskan ada tiga poin penting dalam musrenbangdes yakni infra struktur, pendidikan dan kesehatan. Untuk bidang kesehatan tentunya masalah stunting walaupun Kecamatan Cicurug telah menurun tetapi kegiatannya tetap harus dilanjutkan karena stunting masuk skala prioritas pemerintah pusat. Oleh karenanya desa harus tetap menjalankan program ini guna menyongsong Indonesia Emas
“Semoga karya Kades Pasawahan selama tiga periode memimpin desa ini masyarakat bisa merawat dengan baik.” Ucap Ludi Jalaludin.
Musrenbangdes Pasawahan ini bisa jadi yang terakhir dilaksanakan Dahlan Sudarlan yang menurut ketentuan enam bulan sebelum habis masa baktinya harus mengundurkan ini. Alhasil masa Bhakti Dahlan Sudarlan periode ketiganya akan berakhir bulan Juni 2027.
(Wahid)














