SUARARAKYAT.info|| CIANJUR-dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah pesisir Cianjur Selatan, Babinpotmar (Bintara Pembina Potensi Maritim) Posmat Cidaun dari Lanal Bandung berkolaborasi dengan masyarakat Desa Cidamar, Kampung Ranca Mareme, khususnya warga Cipangumbahan, untuk melaksanakan kegiatan ngaseuk atau penanaman bibit kacang, jagung, dan huma di lahan seluas kurang lebih satu hektar.minggu (19/10/2025)
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini dipimpin langsung oleh Kopka AL Irvan dan Serka Mustopa dari Babinpotmar Posmat Cidaun, bersama tokoh masyarakat setempat Abah Ohan dan Abah Ojon yang menjadi penggerak warga dalam kegiatan gotong royong tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi, suasana di lokasi tampak hidup. Warga dan aparat TNI AL tampak bahu-membahu, berbagi peran sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang menyiapkan lahan, ada yang menebar bibit, menanam, hingga merapikan area setelah penanaman. Kekompakan dan kebersamaan terlihat nyata di tengah hamparan tanah yang menjadi saksi kolaborasi antara aparat negara dan masyarakat pesisir.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik dan semangat gotong royong, penanaman di lahan seluas kurang lebih satu hektar ini bisa diselesaikan pada sore hari. Semoga hasil panennya nanti melimpah dan bermanfaat bagi warga sekitar,” ungkap Kopka AL Irvan mewakili Babinpotmar Posmat Cidaun.

Sementara itu, Abah Ohan, tokoh masyarakat Cipangumbahan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinpotmar dalam kegiatan yang menurutnya sangat bermanfaat.
“Ini bukan sekadar menanam, tapi juga menanam semangat persaudaraan. Kami merasa senang bisa bekerja sama dengan TNI AL yang mau turun langsung bersama rakyat,” ucapnya bah ojon dengan penuh semangat.

Kegiatan ngaseuk ini juga merupakan bagian dari program Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) di bawah jajaran Lanal Bandung, yang tidak hanya berfokus pada pembinaan potensi maritim tetapi juga pada ketahanan pangan masyarakat pesisir. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata sinergi antara aparat TNI AL dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan di tengah perubahan iklim dan dinamika ekonomi desa.
Harapannya, hasil dari tanam kacang, jagung, dan huma ini tidak hanya memperkuat ketersediaan bahan pangan lokal, tetapi juga menjadi simbol kemandirian desa dalam menjaga kesejahteraan warganya.

Dengan kerja keras dan semangat gotong royong seperti yang diperlihatkan hari ini, desa Cidamar, Cidaun, Cianjur Selatan membuktikan bahwa kekuatan bangsa tumbuh dari akar dari rakyat yang mau bekerja sama, dari prajurit yang mau turun tangan, dan dari kebersamaan yang menumbuhkan harapan.
(Cep Toto)














