Digegerkan Dengan Temuan Mayat di Drainase Tembilahan Saat Air Pasang,Tangis Anak Pecah Saat Melihat Jasad Ayahnya

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Tembilahan – Suasana haru menyelimuti warga Jalan Harapan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada Kamis sore (17/10/2025). Warga dikejutkan oleh penemuan sosok pria yang diketahui tenggelam di dalam drainase ketika air tengah pasang. Setelah dievakuasi oleh warga dan pihak berwenang, korban diketahui merupakan seorang pria bernama M, yang selama ini dikenal warga sebagai sosok ayah penyayang dan pekerja keras.

Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, peristiwa itu bermula ketika warga melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam aliran drainase besar di tepi jalan. Saat diperiksa, ternyata terdapat tubuh manusia yang tersangkut di antara aliran air yang cukup deras. Warga pun segera menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan evakuasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Begitu jenazah diangkat, suasana mendadak berubah menjadi pilu. Sejumlah warga yang mengenali korban langsung menangis, terlebih ketika diketahui bahwa korban merupakan ayah kandung dari seorang anak kecil yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian di rumah mantan istrinya di Jalan Harapan.

“Biasanya sore-sore begini almarhum datang mengantarkan belanja untuk anaknya sepulang sekolah. Beliau sangat sayang sama anaknya,” ujar seorang warga yang juga kerabat dekat korban saat ditemui di rumah duka.

Dari keterangan pihak keluarga, almarhum dikenal sehari-hari bekerja membantu di Polsek Pelabuhan Tembilahan sebagai tenaga serabutan. Meski hidup sederhana, M dikenal tak pernah mengeluh dan selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi anak kandungnya. Namun, di balik sosoknya yang tenang, almarhum ternyata memiliki penyakit bawaan berupa ayan (epilepsi) yang kerap kambuh tanpa bisa diprediksi.

READ  [Breaking News] Dua Gerbong KA Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh Bekasi, Petugas KAI Lakukan Perbaikan Jalur

“Ya, almarhum memang ada penyakit bawaan ayan. Sekarang beliau tinggalnya di Jalan Keritang, sudah tidak di sini lagi. Tapi tetap sering datang nengok anaknya,” tambah salah satu anggota keluarga di rumah duka.

Tangis pilu pecah ketika anak kandung almarhum yang masih kecil datang ke rumah duka dan melihat jenazah sang ayah terbujur kaku. Suara isak dan jeritan “Ayah…” menggema di antara kerumunan warga yang turut berduka, menciptakan suasana haru yang tak terbendung.

Saat ini, jenazah telah dibawa ke UGD RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan pemeriksaan medis dan proses otopsi oleh pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti kematian. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan segera dibawa kembali ke rumah duka di Jalan Harapan untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.

Kapolsek Pelabuhan Tembilahan yang dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyampaikan turut berduka cita. “Benar, korban dikenal sering membantu di lingkungan Polsek. Kami ikut berduka atas kepergian beliau,” ucap salah seorang anggota kepolisian dengan nada sedih.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat betapa besar kasih sayang seorang ayah kepada anaknya, bahkan hingga di akhir hayatnya. Warga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan berat ini.

(Syahwani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kios di Ongkrak Diduga Jual Telur Infertil, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Soroti Aturan Pemerintah
Santri 13 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Lantai Dua Pesantren, Diduga Panik Saat Ketahuan Merokok
Banjir Bandang Terjang Ciapus Banjaran, Diduga Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Masih Dalam Pencarian
Saat Jamaah Salat Magrib, Motor Hilang Digondol Maling di Parungkuda
Dua Pemotor Tewas diduga Terlindas Damkar Usai Hindari Truk Parkir di Rawa Palangan Cikarang Barat
Kepala Dapur SPPG Sukakersa Minta Maaf, Klarifikasi Menu Sambal untuk Balita dalam Program MBG
14 DPO Diburu Polisi, Polda Ungkap Rangkaian Kasus Berdarah di Distrik Bamusbama
Menunggu di Ujung Ketidakpastian: Laporan Dugaan Kekerasan Anak di Sukabumi Berjalan Lambat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:50 WIB

Kios di Ongkrak Diduga Jual Telur Infertil, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Soroti Aturan Pemerintah

Minggu, 19 April 2026 - 15:59 WIB

Santri 13 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Lantai Dua Pesantren, Diduga Panik Saat Ketahuan Merokok

Rabu, 15 April 2026 - 13:36 WIB

Banjir Bandang Terjang Ciapus Banjaran, Diduga Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Masih Dalam Pencarian

Rabu, 15 April 2026 - 09:31 WIB

Saat Jamaah Salat Magrib, Motor Hilang Digondol Maling di Parungkuda

Senin, 13 April 2026 - 16:33 WIB

Dua Pemotor Tewas diduga Terlindas Damkar Usai Hindari Truk Parkir di Rawa Palangan Cikarang Barat

Berita Terbaru

TNI

Kodaeral XIV Hadiri Peringatan Hari Kartini di Sorong

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:51 WIB