Penguatan Sinergi Nasional Dorong Implementasi Pancasila di Kalangan Aparatur Pemerintah

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Makasar- Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS) bertema “Meneguhkan Pancasila, Mempersatukan Indonesia: Sinergi Lintas Sektor dalam Internalisasi Ideologi Pancasila pada Lingkungan Penyelenggaraan Negara Guna Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, Jumat (10/10/2025), di Hotel Claro, Makassar.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, sinergi, serta harmonisasi program antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Selain itu, FKS juga menjadi sarana pemantauan dan evaluasi implementasi internalisasi ideologi Pancasila agar selaras dengan perencanaan pembangunan nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, dalam sambutan pembukaan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat Pancasila di tengah berbagai tantangan kebangsaan. “Kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan program ini. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi yang kokoh untuk memperkuat persatuan, mendukung kohesi sosial, serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang harmonis, inklusif, dan berkeadaban tinggi,” ujar Purwito.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FKS dihadiri sekitar 250 peserta, termasuk pejabat pusat dan daerah, unsur TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan, forum kebangsaan, akademisi, serta media. Sejumlah narasumber hadir, antara lain Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI, Mayjen TNI Rido Hermawan, M.Sc; Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Hamdan Hamedan, MA, Rektor Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar, Prof. Drs. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D dan Direktur Jaringan dan Pembudayaan BPIP, Toto Purbiyanto, S.Kom, M.TI.

READ  Kemenko Polkam: PSE Lingkup Privat Harus Tetap Dilaksanakan Sesuai Regulasi

Dalam paparannya, Rido Hermawan mengusulkan trilogi aksi penyelenggara negara melalui ranah sikap dan perilaku (integritas pribadi), ranah pengambilan keputusan (kebijakan publik) dan ranah tata kelola (aksi institusional). Hamdan Hamedan dalam paparannya menyampaikan bahwa Pancasila adalah kompas moral bangsa. Selanjutnya Hamdan menegaskan, “Astacita bukan sekedar agenda, tetapi pilar kebijakan yang saling memperkuat menuju Indonesia Emas 2045. Program Prioritas meliputi bidang SDM, ekonomi rakyat, kesehatan, pendidikan hingga perumahan”.

Rektor UIN Alaudin Makassar memaparkan sila-sila Pancasila telah secara tegas memberikan panduan etis bagi penyelenggaraan negara Indonesia menuju manusia yang berintegritas. Sementara itu, Toto Purbiyanto menegaskan bahwa pembinaan ideologi Pancasila merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, bukan hanya BPIP. Pembinaan ideologi Pancasila memiliki dua fokus sasaran yaitu individu dan institusi melalui kebijakan dan regulasi.

Melalui forum ini, Kemenko Polkam berharap internalisasi nilai-nilai Pancasila dapat semakin membumi, menjadi fondasi persatuan bangsa, memperkuat kohesi sosial, dan meneguhkan Indonesia menuju negara yang bersatu, maju, inklusif, dan berintegritas pada 2045.

 

(Jn//98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Publik Menguat, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Menjunjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum
Diduga Serang Kehormatan Melalui Komentar TikTok, ATHIA Layangkan Ultimatum 1×24 Jam: Buktikan Tuduhan atau Klarifikasi Secara Terbuka
Penggeledahan  di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, KPK Sita Lima Koper dan Sejumlah Kardus Barang Bukti
FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Pelaku Akui Perbuatan Tapi Klaim Suka Sama Suka? Korban Tegaskan Semua Saya Lakukan Karena Dipaksa 
Diduga Sarat Kepentingan Politik, Transparansi Penyelenggaraan Bupati Cup Inhil 2026 Jadi Sorotan Publik
Wajah Biadab Terorisme di Tanah Papua: Ketika Darah Saudara Sendiri Ditumpahkan Atas Nama Doktrin Sesat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 05:21 WIB

Sorotan Publik Menguat, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Menjunjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:13 WIB

Diduga Serang Kehormatan Melalui Komentar TikTok, ATHIA Layangkan Ultimatum 1×24 Jam: Buktikan Tuduhan atau Klarifikasi Secara Terbuka

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:48 WIB

Penggeledahan  di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, KPK Sita Lima Koper dan Sejumlah Kardus Barang Bukti

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:30 WIB

FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:17 WIB

9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat

Berita Terbaru