Zuli Zulkipli, S.H., Direktur LBH Arjuna: Pintu Tol Karawang Barat Wajib Dibangun Flyover, Kemacetan Sudah Jadi Rutinitas

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Karawang-Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ARJUNA, Zuli Zulkipli, S.H., berpandangan dan menilai pembangunan flyover di kawasan Pintu Tol Karawang Barat merupakan kebutuhan mendesak. Pasalnya, kemacetan di titik tersebut hampir terjadi setiap hari dan telah menimbulkan dampak sosial serta ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurut Zuli Zulkipli, S.H kondisi lalu lintas di kawasan tersebut tidak lagi sekadar padat merayap pada jam sibuk, melainkan sudah mencapai titik stagnasi yang mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

“Setiap pagi dan sore, kendaraan bisa tersendat hingga lebih dari satu jam hanya untuk melintasi area pintu tol. Ini jelas tidak efisien dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, letak pintu tol yang berdekatan dengan area komersial, permukiman padat, serta akses menuju kampus dan perkantoran menjadi salah satu faktor utama penyebab kemacetan parah. Menurutnya, solusi jangka pendek seperti penambahan petugas atau rekayasa lalu lintas hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar persoalan.

READ  Dugaan Kebohongan Publik Seret Anggota DPRD Kota Sukabumi, BK DPRD Mulai Bongkar Laporan Forwacib

“Flyover adalah solusi struktural yang bisa memisahkan arus kendaraan lokal dengan kendaraan yang keluar-masuk tol. Dengan demikian, arus lalu lintas dapat lebih lancar dan risiko kecelakaan juga berkurang,” tegas Zuli Zulkipli, S.H

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah bersama pihak pengelola tol dan Kementerian PUPR untuk segera melakukan kajian teknis serta analisis dampak lingkungan (AMDAL) terhadap rencana pembangunan flyover tersebut. Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat sekitar dalam proses perencanaan agar pembangunan tidak menimbulkan masalah baru.

“Kami berharap proyek ini tidak hanya dikejar dari sisi infrastruktur semata, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan keselamatan warga. Sudah saatnya Karawang Barat memiliki akses lalu lintas yang aman, nyaman, dan manusiawi,” pungkasnya.

(Haris Pranatha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru