[Breaking News] 13 Orang Tewas Dalam Ledakan Amunisi di Garut, TNI AD Dalami Penyebab

- Penulis

Senin, 12 Mei 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Garut-Tragedi ledakan terjadi saat proses pemusnahan amunisi tak layak pakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin pagi (12/5), sekitar pukul 09.30 WIB. Ledakan dahsyat ini menyebabkan 13 orang meninggal dunia, terdiri dari empat anggota TNI Angkatan Darat dan sembilan warga sipil.

Menurut pernyataan resmi dari Kapuspen TNI, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, kejadian bermula saat tim pemusnahan tengah menghancurkan amunisi menggunakan metode lubang peledakan. Dua lubang awal berhasil diledakkan dengan aman. Namun, saat penanganan detonator bekas pada lubang ketiga, terjadi ledakan mendadak yang merenggut nyawa para korban di lokasi.

Identitas Korban Meninggal Dunia

Anggota TNI AD:

1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan – Kepala Gudang Pusat Amunisi III, Pusat Peralatan TNI AD.
2. Mayor Cpl Anda Rohanda – Kasi Administrasi Pergudangan, Gudang Pusat Amunisi III.
3. Kopral Dua Eri Priambodo – Anggota Gudang Pusat Amunisi III
4. Prajurit Satu Aprio Setiawan – Anggota Gudang Pusat Amunisi III.
Warga Sipil:
1. Agus bin Kasmin – Warga Kampung Cimerak, Cibalong.
2. Ipan bin Obar – Warga Kampung Cimerak, Cibalong.
3. Anwar bin Inon – Warga Kampung Cidahon, Pameungpeuk
4. Iyus Ibing bin Inon – Warga Kampung Cidahon, Pameungpeuk.
5. Iyus Rizal bin Saepuloh – Warga Kampung Cimerak, Cibalong.
6. Toto – Warga Kampung Cimerak, Cibalong.
7. Dadang – Warga Kampung Sakambangan, Cibalong
8. Rustiawan – Warga Kampung Cimerak, Cibalong.
9. Endang – Warga Kecamatan Singajaya.

TNI: Lokasi Rutin dan Jauh dari Permukiman

TNI AD menyatakan bahwa lokasi pemusnahan merupakan tempat yang secara rutin digunakan untuk kegiatan serupa dan berada jauh dari kawasan permukiman warga. Meski demikian, kehadiran warga sipil di area berbahaya ini menjadi sorotan utama dalam penyelidikan yang tengah berlangsung.

“Investigasi internal akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan serta meninjau kembali prosedur pengamanan agar insiden serupa tidak terulang,” ujar Brigjen Wahyu dalam konferensi pers.

Proses Penanganan dan Evakuasi

Seluruh korban telah dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk penanganan lebih lanjut. Tim gabungan dari TNI, DVI Polri, serta Puskesmas setempat masih melakukan penyisiran area sekitar lokasi ledakan untuk memastikan tidak ada korban tambahan.

Keluarga para korban telah mulai berdatangan dan meminta pertanggungjawaban dari pihak berwenang atas jatuhnya korban sipil dalam kejadian ini.

Tragedi ini menjadi duka mendalam bagi TNI AD dan masyarakat Garut. Pemerintah dan aparat terkait diminta untuk bertindak cepat, tidak hanya dalam investigasi, tetapi juga dalam pemulihan dan perlindungan korban serta keluarga yang ditinggalkan.

(Asep Suherman)

READ  Miris! Puluhan Tahun Ruas Jalan Kabupaten dan Propinsi Di Wilayah Kecamatan Gegerbitung Tidak ada Perbaikan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Desakan Transparansi Menguat, BAZNAS Sukabumi Tegaskan RSB Bebeza Tetap Berjalan
Dugaan Kebohongan Publik Seret Anggota DPRD Kota Sukabumi, BK DPRD Mulai Bongkar Laporan Forwacib
Desak Penegakan Perda Miras, Garis Sukabumi Raya Beri Deadline Keras ke Pemkot
Stok Beras Capai Ribuan Ton, DPR RI Heri Gunawan Pastikan Sukabumi Siap Hadapi Iduladha
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Senin, 11 Mei 2026 - 01:20 WIB

DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16 WIB

Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:19 WIB

Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:14 WIB

Desakan Transparansi Menguat, BAZNAS Sukabumi Tegaskan RSB Bebeza Tetap Berjalan

Berita Terbaru