Kemenko Polhukam Dorong Diplomasi Kedaulatan sebagai Fondasi Penguatan Ketahanan, Stabilitas, dan Sinergi Terpadu di Bidang Kesehatan Nasional

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menegaskan komitmennya dalam memperkuat diplomasi kedaulatan di sektor kesehatan sebagai bagian dari strategi nasional menuju Ketahanan, Stabilitas, dan Sinergi Terpadu (KSST) di bidang kesehatan. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk memastikan setiap kebijakan kesehatan nasional berjalan selaras dengan kepentingan kedaulatan negara dan perlindungan terhadap seluruh warga Indonesia.kamis (9/10/2025)

Dalam pernyataannya, Kemenko Polhukam menilai bahwa tantangan global di sektor kesehatan saat ini—mulai dari pandemi, perubahan iklim, hingga ketimpangan akses obat dan teknologi medis—menuntut Indonesia untuk memiliki posisi tawar yang kuat di dunia internasional. Oleh karena itu, diplomasi kedaulatan menjadi instrumen strategis dalam membangun kemandirian nasional sekaligus memperkuat kolaborasi internasional yang saling menguntungkan.

“Diplomasi kedaulatan bukan hanya tentang mempertahankan batas wilayah, tetapi juga tentang memastikan hak-hak kesehatan rakyat tidak tergantung pada kekuatan asing,” tegas perwakilan Kemenko Polhukam dalam forum koordinasi lintas sektor yang digelar di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui diplomasi kedaulatan, Indonesia diharapkan mampu memperjuangkan akses yang lebih adil terhadap obat-obatan, vaksin, dan teknologi kesehatan, serta memperkuat industri farmasi dalam negeri agar tidak lagi bergantung pada impor bahan baku dari luar negeri. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian nasional di bidang kesehatan dan meningkatkan ketahanan sistem kesehatan nasional.

READ  Selamat dan Sukses atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Periode 2025-2030

Kemenko Polhukam juga menyoroti pentingnya sinergi antar-kementerian dan lembaga dalam mengimplementasikan strategi KSST di bidang kesehatan. Kerja sama antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, BPOM, dan lembaga penelitian nasional menjadi kunci dalam membangun sistem yang tangguh, berdaulat, serta mampu merespons ancaman kesehatan global dengan cepat dan efektif.

“Kolaborasi antar-lembaga adalah roh dari KSST. Kita harus satu visi dalam memastikan bahwa setiap kebijakan kesehatan nasional berpijak pada semangat kedaulatan dan keamanan negara,” tambahnya.

Selain memperkuat koordinasi dalam negeri, Kemenko Polhukam juga menekankan pentingnya peran Indonesia di forum-forum internasional seperti WHO, ASEAN, dan G20. Melalui partisipasi aktif dalam forum global, Indonesia dapat memperjuangkan prinsip keadilan dan kemandirian dalam tata kelola kesehatan dunia, sekaligus memperkuat citra sebagai negara berdaulat yang berperan penting dalam menjaga stabilitas regional dan global.

Upaya diplomasi kedaulatan ini diharapkan mampu menjadi landasan kokoh bagi pembangunan kesehatan nasional yang berorientasi pada ketahanan jangka panjang, serta menciptakan sinergi terpadu antara keamanan, politik, dan kesejahteraan rakyat. Dengan pendekatan tersebut, Kemenko Polhukam menegaskan bahwa kesehatan bukan sekadar urusan medis, melainkan juga bagian integral dari strategi besar pertahanan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

(*one)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara
Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang
Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum
Wabup Yuliantini Hadiri HUT ke-75 IBI, Ajak Bidan Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas di Inhil
TMMD Ke-129 hari ke 2 (dua) TA 2026 pembuatan Jalan Cor di Kampung Sesor, Tingkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Herman Tegaskan Reforma Agraria Jadi Kunci Pemerataan Tanah dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Indragiri Hilir
Harga Bahan Pokok Naik, TPID Temukan Stok Minyak Goreng Mulai Menipis di Sorong
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:04 WIB

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:30 WIB

Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:59 WIB

Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:35 WIB

Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:46 WIB

Wabup Yuliantini Hadiri HUT ke-75 IBI, Ajak Bidan Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas di Inhil

Berita Terbaru