Warga Baros Geruduk Kantor Kelurahan, Persoalkan Pembangunan Lapang Mini Soccer

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||sukabumi– Suasana memanas terjadi di Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah warga bersama Ketua RT dan tokoh masyarakat mendatangi kantor kelurahan pada Rabu (17/9) untuk menyampaikan keberatan terkait pembangunan lapang mini soccer yang dinilai belum mengantongi izin warga secara tuntas.

Persoalan ini mencuat setelah awak media mencoba mengonfirmasi pihak pelaksana pembangunan. Mandor proyek yang sempat diwawancarai justru mengalihkan tanggung jawab kepada seseorang bernama Kiki, yang disebut sebagai penanggung jawab lapangan. Dalam keterangannya, Kiki menyebut bahwa semua izin warga sudah selesai. Namun, pernyataan itu langsung dibantah oleh Ketua RT setempat.

“Tidak benar kalau izin warga sudah beres. Warga justru banyak yang merasa tidak pernah memberikan persetujuan,” tegas Ketua RT dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua RT bahkan mengajak awak media langsung meninjau lokasi pembangunan. Dari peninjauan tersebut, ditemukan adanya lahan milik warga yang dipakai untuk membuat saluran air tanpa seizin pemilik tanah. Warga menilai seharusnya pihak pengembang datang langsung meminta izin resmi, bukan sekadar mengklaim bahwa persoalan izin telah selesai.

Selain itu, warga juga mengeluhkan adanya aktivitas pengeboran yang jaraknya terlalu dekat dengan sumur-sumur warga. Mereka khawatir aktivitas itu akan merusak kualitas air tanah dan mengganggu pasokan air bersih.

READ  Kades Sukamulya  Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Tanggapi Aksi Demonstrasi di PT Paiho: Prioritaskan Warga Lokal, Bantah Isu Pungli

“Ini bukan hanya soal lapangan bola, tapi soal hak dan kenyamanan warga. Jangan sampai pembangunan mengorbankan masyarakat sekitar,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang ikut hadir.

Kekecewaan warga semakin memuncak karena merasa pernyataan Kiki tidak sesuai fakta. Banyak warga yang merasa dirugikan, baik dari sisi lahan maupun potensi kerusakan lingkungan.

Akhirnya, rombongan warga bersama Ketua RT dan tokoh masyarakat mendatangi Kantor Kelurahan Baros. Mereka meminta lurah turun tangan memberikan saran sekaligus mencari solusi agar masalah ini tidak berlarut-larut.

Pihak kelurahan sendiri berjanji akan mempelajari aduan masyarakat tersebut dan memanggil pihak pengembang untuk duduk bersama mencari penyelesaian.

“Pembangunan memang penting, tetapi tidak boleh mengabaikan izin lingkungan dan hak-hak warga yang terdampak,” kata salah satu perangkat kelurahan.

Kini, masyarakat menunggu tindak lanjut pemerintah kelurahan serta transparansi dari pihak pengembang. Warga menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan, asalkan dilakukan sesuai prosedur dan tidak merugikan pihak manapun.

(Az/Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Anggaran Proyek Gedung Dipertanyakan, MUI Angkat Bicara: Dugaan Krisis Transparansi Pemkab Sukabumi Mengemuka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:41 WIB

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Minggu, 12 April 2026 - 05:56 WIB

Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu

Berita Terbaru