Tambang Emas Ilegal Rawang Oguong Hidup Lagi: 50 Unit Rakit Dompeng Terpantau Beroperasi, Andos Disebut Ambil Alih Kendali

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Kuantan Singingi-Meski sempat dilakukan penindakan aparat penegak hukum (APH), aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Rawang Oguong, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, kembali menggeliat. Fakta di lapangan menunjukkan sedikitnya 50 unit alat dompeng kembali beroperasi di aliran sungai dan areal sekitar, menandakan bahwa tambang ilegal ini seolah kebal hukum.Rabu (10/9/2025)

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kepengurusan lapangan yang sebelumnya dikendalikan seorang bernama Mahmud, kini beralih ke tangan sosok baru yang disebut-sebut bernama Andos. Nama Andos mulai ramai diperbincangkan karena dinilai semakin agresif memperluas jangkauan wilayah operasional PETI yang difasilitasinya.

Padahal, praktik tambang ilegal ini tidak hanya merusak ekosistem sungai dan lingkungan sekitar, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat. Ironisnya, meski kerusakan nyata di depan mata, penindakan yang dilakukan APH sebelumnya terbukti hanya bersifat sementara. Usai beberapa waktu vakum, kini kegiatan PETI kembali berjalan dengan intensitas lebih besar.

Masyarakat setempat mempertanyakan keberanian dan komitmen aparat dalam menindak tegas praktik ilegal tersebut. “Kalau penegakan hukum hanya sebatas seremonial, jelas para cukong PETI tidak akan pernah takut. Mereka selalu bisa bangkit kembali karena ada yang melindungi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar: siapa sesungguhnya yang berada di belakang para pengurus PETI sehingga mereka bisa leluasa beroperasi? Apakah aparat benar-benar berani menindak sesuai aturan, atau justru ada praktik pembiaran yang disengaja?

Keberadaan puluhan unit tambang emas ilegal di Rawang Oguong pada hari ini menjadi bukti telanjang bahwa hukum kerap kali tak berdaya ketika berhadapan dengan kepentingan bisnis gelap. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kerusakan lingkungan yang semakin parah, tetapi juga wibawa negara dipertaruhkan

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Puncak Syukuran HUT ke-46 Dekranas, Ketua Dekranasda Inhil Promosikan Produk UMKM Unggulan di Makassar
Diduga Bendung Sungai Pinang, PT Pulau Sambu Disorot: Ribuan Hektare Kebun Kelapa Warga Terendam, Yayasan SALAMBA Minta Aparat Bertindak
Ketua DPD GRANAT Riau Desak Kapolda Naikkan Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Polisi ke Tahap Penyidikan
Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK atas Temuan pada Dinas PUPR
Danposal Bengkalis Apresiasi Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Dorong Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Inhil Resmi Buka Rakor Lintas Program dan Lintas Sektor Implementasi Integrasi Layanan Primer
LAMR Kabupateen Bengkalis Apresiasi Polda Riau atas Pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:05 WIB

Hadiri Puncak Syukuran HUT ke-46 Dekranas, Ketua Dekranasda Inhil Promosikan Produk UMKM Unggulan di Makassar

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Diduga Bendung Sungai Pinang, PT Pulau Sambu Disorot: Ribuan Hektare Kebun Kelapa Warga Terendam, Yayasan SALAMBA Minta Aparat Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:04 WIB

Ketua DPD GRANAT Riau Desak Kapolda Naikkan Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Polisi ke Tahap Penyidikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:33 WIB

Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:31 WIB

Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK atas Temuan pada Dinas PUPR

Berita Terbaru