SUARARAKYAT.info||Tembilahan-Suasana penuh kekhidmatan dan kegembiraan menyelimuti halaman SDN 009 Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, saat seluruh civitas sekolah bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (8/9/2025). Momentum yang bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1447 H ini tidak hanya menjadi ajang peringatan sejarah kelahiran Nabi, tetapi juga wadah untuk menanamkan akhlak mulia dan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW di kalangan siswa-siswi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Mohd. Asriyadi, S.Pd., yang menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid sebagai inspirasi untuk hidup sesuai teladan Nabi Muhammad SAW. “Maulid bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai akhlak Rasulullah yang harus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berkarakter mulia, jujur, dan penuh kasih sayang,” ujarnya di hadapan para siswa, guru, dan staf yang hadir.
Setelah itu, suasana semakin syahdu dengan lantunan sholawat dan pembacaan Maulid yang dipimpin oleh siswa dan guru. Lantunan sholawat bergema indah, menciptakan atmosfer religius yang menyentuh hati setiap hadirin. Anak-anak terlihat antusias, bahkan beberapa di antaranya dengan penuh semangat mengikuti bacaan sholawat yang dipandu guru mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Puncak acara berlangsung ketika Ustad Budiansyah, S.E., diundang untuk menyampaikan tausiyah. Dengan gaya ceramah yang sederhana namun mendalam, ia menekankan bahwa meneladani Rasulullah SAW berarti menghadirkan kasih sayang, kejujuran, dan kesabaran dalam kehidupan sehari-hari. “Menjadi umat Nabi Muhammad bukan sekadar pengakuan, tetapi tanggung jawab untuk meneladani akhlak beliau dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat,” tegas Ustad Budiansyah. Pesan itu disambut anggukan penuh perhatian dari para siswa dan guru.
Antusiasme siswa semakin terasa ketika ustad memberikan contoh-contoh konkrit bagaimana akhlak Rasulullah bisa diterapkan dalam keseharian anak-anak, seperti disiplin belajar, saling menghormati, dan tolong-menolong dengan teman sebaya. Ceramah yang inspiratif itu meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.
Acara ditutup kembali oleh Kepala Sekolah dengan ajakan agar seluruh warga sekolah benar-benar mengamalkan nilai-nilai Rasulullah, bukan hanya saat peringatan Maulid, melainkan sepanjang waktu. “Mari kita jadikan sekolah ini sebagai tempat menumbuhkan akhlak mulia dan cinta kepada Nabi, agar anak-anak kita menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berkarakter,” tutup Mohd. Asriyadi.
Peringatan Maulid Nabi di SDN 009 Tembilahan Hulu tahun ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pembinaan spiritual. Selain mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga sekolah, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran sejak dini bahwa cinta kepada Rasulullah harus diwujudkan dalam sikap, perkataan, dan perbuatan.
(Syahwani)













