Ancaman Bencana di Kalimantan Barat: Tambang Emas Ilegal dan Ilegal Logging Rugikan Rakyat Kecil

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Pontianak-Masyarakat Kalimantan Barat kembali menyuarakan kegelisahan atas semakin maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta praktik ilegal logging yang merusak lingkungan hidup di daerah tersebut. Aktivitas ilegal ini dinilai tidak hanya merusak hutan, sungai, dan daratan, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat maupun warga setempat yang selama ini tidak pernah merasakan manfaat dari eksploitasi tersebut.

Sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, seperti Bengkayang, Singkawang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Ketapang, hingga Mempawah, disebut menjadi titik rawan aktivitas tambang emas ilegal. Masyarakat menilai hanya segelintir pihak yang menikmati hasil bumi, sementara dampak kerusakan lingkungan ditanggung bersama, terutama rakyat kecil.

“Begitu terjadi bencana alam seperti banjir, yang menjadi korban adalah masyarakat luas, khususnya mereka yang tidak pernah mendapatkan keuntungan dari aktivitas tambang emas ilegal dan ilegal logging tersebut,” ungkap salah satu pegiat sosial lingkungan di Pontianak, Minggu (7/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat juga menyoroti dugaan adanya bekingan oknum aparat penegak hukum yang diduga terlibat dalam melindungi praktik-praktik ilegal tersebut. Hal ini menambah kekecewaan warga yang berharap aparat justru menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum.

READ  Ketua Ormas PETIR Kuansing Pertanyakan Komitmen Kapolres Kuansing AKBP Angga Febrian Herlambang Untuk Memberantas Peti di Kuansing.

Dalam pernyataannya, masyarakat menegaskan perlunya muncul generasi muda dan anak bangsa yang benar-benar peduli terhadap lingkungan dan daerahnya. Mereka diharapkan mampu meneruskan perjuangan sosial dalam menyelamatkan hutan, sungai, serta seluruh isi alam dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab.

“Yang kita butuhkan adalah pemimpin dan generasi penerus yang memiliki hati, jiwa, dan prinsip menjaga lingkungan, bukan hanya mementingkan kepentingan pribadi atau golongan,” tambahnya.

Seruan ini juga menekankan pentingnya nilai kerukunan, toleransi, serta sikap saling menghormati dalam menghadapi persoalan bersama. Dengan cara pandang yang bijak, masyarakat yakin upaya penyelamatan lingkungan di Kalimantan Barat akan lebih kuat dan berkelanjutan.

Pers rilis ini ditujukan untuk menggugah kesadaran publik dan mendorong perhatian pemerintah serta aparat penegak hukum agar lebih serius menangani persoalan PETI dan ilegal logging di Kalimantan Barat.

(Jn98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Pengecoran Jalan, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Gotong Royong Gunakan Molen
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Memasuki Tahap Pemasangan Atap Rehab Rumah Warga
Awali Tugas dengan Apel Pagi, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Siap Kerja Maksimal
Kapal Perang TNI AL Laksanakan SAR dan Evakuasi KM Bintang Mariyos 04 di Perairan Halmahera
Relawan Dibatasi Usia, Kebijakan BGN Dinilai Kontraproduktif. Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi Minta Evaluasi 
Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 04:37 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Memasuki Tahap Pemasangan Atap Rehab Rumah Warga

Senin, 4 Mei 2026 - 04:35 WIB

Awali Tugas dengan Apel Pagi, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Siap Kerja Maksimal

Senin, 4 Mei 2026 - 02:16 WIB

Kapal Perang TNI AL Laksanakan SAR dan Evakuasi KM Bintang Mariyos 04 di Perairan Halmahera

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:20 WIB

Relawan Dibatasi Usia, Kebijakan BGN Dinilai Kontraproduktif. Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi Minta Evaluasi 

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:54 WIB

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari

Berita Terbaru