Lima Tahanan Kasus Perusakan Rumah Dinas Gubernur Papua Barat Daya Dibebaskan Lewat Restorative Justice

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraRakyat.info,Kota Sorong Papua Barat Daya – Lima tahanan kasus dugaan perusakan di kediaman Gubernur Papua Barat Daya resmi dibebaskan melalui mekanisme restorative justice pada. Proses pembebasan berlangsung di ruang rapat lantai 3 Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Sorong. Senin (1/9/2025)

Pembebasan ini turut disaksikan langsung oleh Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya, DPR Papua Barat Daya, unsur Forkopimda, keluarga para tahanan, serta sejumlah tokoh adat yang hadir dalam suasana penuh keakraban.

Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen kesepakatan bersama oleh keluarga tahanan, pendamping hukum, serta saksi yang menyatakan bahwa konflik yang terjadi telah diselesaikan secara damai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, yang juga merupakan korban dalam kasus tersebut menegaskan bahwa momentum ini menjadi jalan rekonsiliasi antara dirinya, pihak keluarga tahanan, serta elemen masyarakat lainnya.

“Pertemuan hari ini adalah pertemuan rekonsiliasi. Forkopimda, keluarga korban, kami pribadi sebagai korban, adik-adik yang terlibat, serta tokoh masyarakat lintas Papua dan Nusantara hadir bersama. Kami sepakat untuk saling meminta maaf dan memberi maaf. Puji Tuhan, laporan resmi saya cabut,” ungkap Elisa Kambu dalam keterangannya kepada wartawan.

Ia mengingatkan bahwa sebelumnya sudah ada 17 tahanan yang lebih dulu dibebaskan, dan dengan dilepaskannya lima orang terakhir ini maka seluruh tahanan kini telah kembali ke keluarga masing-masing.

“Harapan kita bersama, komitmen ini menjadi jaminan bagi keamanan Kota Sorong dan Papua Barat Daya ke depan. Sementara kerusakan fasilitas pemerintah yang terjadi akan ditangani langsung oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

READ  Anak Hebat dari Timur: Papua Barat Daya Siap Sambut Indonesia Emas 2045

Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Amry Siahaan, menyampaikan bahwa situasi keamanan di Sorong berangsur kondusif pasca peristiwa tersebut.

“Lima orang terakhir ini dibebaskan setelah ada pencabutan laporan dari Gubernur. Mereka juga sudah membuat pernyataan tertulis. Kami berharap tidak ada lagi aksi serupa di kemudian hari,” tegasnya.

Ia juga menyinggung soal selebaran ajakan demonstrasi yang sempat beredar di media sosial. Kapolresta menekankan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pemantauan secara intensif.

“Kami aktif melakukan sosialisasi baik di lapangan maupun melalui media sosial agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu mantan tahanan, Elisa Bisulu, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Gubernur Papua Barat Daya dan masyarakat.

“Atas nama teman-teman, kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur. Kami berkomitmen tidak akan mengulangi hal yang sama. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi,” kata Bisulu.

Suasana penuh haru sempat mewarnai prosesi pembebasan, ketika keluarga tahanan memeluk erat anggota keluarganya yang kembali ke rumah setelah berbulan-bulan menjalani proses hukum.

Dengan pembebasan ini, seluruh tahanan kasus dugaan perusakan rumah dinas Gubernur Papua Barat Daya secara resmi telah dipulangkan ke keluarga, menandai berakhirnya babak panjang penyelesaian konflik melalui jalur damai dan kekeluargaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
“TAK HANYA BANGUN INFRASTRUKTUR, SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI HADIRKAN LAYANAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA”
Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV Capai 59 Persen, Warga Klatifi Sambut Antusias
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Sabtu, 25 April 2026 - 05:49 WIB

Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid

Sabtu, 25 April 2026 - 05:43 WIB

SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH

Berita Terbaru