Pengamat Nilai OTT Wartawan di Pontianak Janggal, Aparat Diminta Bongkar Sawmill Ilegal

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Pontianak, Kalimantan Barat -Ramainya pemberitaan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat seorang oknum wartawan di Pontianak menuai sorotan publik. Pengamat hukum kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menilai kasus ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hukum jika hanya diarahkan pada jurnalis, tanpa menyentuh dugaan praktik bisnis sawmill ilegal yang menjadi pokok persoalan.

“Polri seharusnya tegas dan jelas apakah ada bukti pemerasan atau permintaan suap. Dua hal ini berbeda secara hukum. Jika hanya wartawan yang diproses, publik akan menilai penegakan hukum timpang,” tegas Herman dalam keterangan pers di Pontianak, Kamis (28/8).

Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara pemerasan dan permintaan take down berita dengan kompensasi. Pemerasan merupakan tindak pidana, sementara permintaan dari pihak pengusaha agar berita diturunkan dengan kompensasi masuk pada ranah etik dan profesionalisme pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Wartawan bukanlah pegawai negeri atau penyelenggara negara, sehingga tidak termasuk subjek penerima suap dalam UU Tipikor. Namun, jika terbukti ada suap yang disepakati, maka pemberi dari pihak swasta bisa dijerat dengan Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP,” jelasnya.

Herman menegaskan bahwa esensi dari kasus ini justru terletak pada dugaan tindak pidana kehutanan. Praktik sawmill ilegal, menurutnya, telah merugikan negara sekaligus merusak lingkungan.

READ  Skandal KSO Agrinas Diduga Rugikan Negara Rp1,5 Miliar, Lahan Sitaan Satgas PKH Diduga Dikuasai Oknum Koruptor

“Regulasi sudah jelas, ada UU No. 41/1999 tentang Kehutanan dan UU No. 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ini yang harus diusut tuntas. Jangan sampai OTT wartawan justru menutupi persoalan utama,” tegas Herman.

Ia juga mengingatkan bahwa penyelidikan komprehensif harus menyasar kemungkinan adanya jaringan luas serta dugaan beking dari pihak-pihak berkuasa.

Di sisi lain, puluhan jurnalis yang tergabung dalam berbagai organisasi pers menyampaikan protes di Mapolresta Pontianak. Mereka mempertanyakan sikap aparat yang dinilai tidak memberikan perlindungan terhadap wartawan, padahal Polri dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pers adalah mitra strategis.

“Kami ingin keadilan yang menyeluruh. Jangan hanya wartawan yang dijadikan tumbal, sementara pengusaha sawmill ilegal bebas beroperasi,” seru para jurnalis di depan Polresta.

Sementara itu, pihak Polresta Pontianak menyatakan bahwa penyidikan dilakukan sesuai prosedur. Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai tindak lanjut terhadap dugaan bisnis kayu ilegal yang melibatkan pengusaha terkait.

 

(Jn//98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prajurit Marinir Buktikan Kelasnya, Praka Erwin Simangunsong Juara Kickstriking Byon Madness Volume 4
Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan
Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Dukung Mobilitas dan Ekonomi, Pertamina Turunkan Harga BBM Diesel Nonsubsidi
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
Semangat Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimda Kota Bandung Teguhkan Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Dugaan Kriminalisasi Profesi Advokat, Putusan PN Denpasar terhadap Togar Situmorang Picu Kekhawatiran Dunia Hukum
Advokat Rikha Permatasari S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM: Fokus pada Fakta Hukum, Bukan Fitnah Personal
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:48 WIB

Prajurit Marinir Buktikan Kelasnya, Praka Erwin Simangunsong Juara Kickstriking Byon Madness Volume 4

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:11 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi, Pertamina Turunkan Harga BBM Diesel Nonsubsidi

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Berita Terbaru