SUARARAKYAT.info|| Sukabumi-Kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di wilayah Babakan, Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan pengguna jalan. Dari pantauan pada Selasa (12/8/2025) malam pukul 18.28 WIB, terlihat sebagian besar lampu PJU tidak menyala. Tiang-tiang lampu yang berdiri megah di tepi jalan hanya menjadi “penjaga sunyi”, bukan sumber penerang yang semestinya menjamin keamanan pengguna jalan.
Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat, mengingat Jalan Lingkar Selatan merupakan jalur vital yang dilalui kendaraan berat maupun kendaraan pribadi. Minimnya penerangan membuat jarak pandang pengendara terbatas, terutama saat malam hari dan musim hujan. Hal ini dinilai sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Iya saya hampir tiap hari lewat jalan ini pak, sebagian ada yang nyala tapi lebih banyak yang mati terlihat sekarang juga gelap,yah khawatir aja sih pak kan kalo gelap begini rawan kecelakaan juga” Keluhnya wawan (43) kepada wartawan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditempat terpisah Ketua LSM Kompak Ayi S, menyuarakan keprihatinan mendalam. Mereka menilai bahwa pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun dinas teknis, telah lalai dalam menjalankan kewajibannya. “Ini bukan sekadar soal lampu mati, ini soal keselamatan nyawa. Jalan gelap adalah perangkap maut bagi pengendara,” tegas nya
Warga setempat juga mengaku sudah berkali-kali melaporkan kondisi ini, namun belum ada tindak lanjut yang berarti. Mereka khawatir, jika masalah ini dibiarkan berlarut, korban jiwa akan berjatuhan akibat minimnya penerangan.
LSM Kompak mendesak pemerintah Kabupaten Sukabumi segera melakukan perbaikan dan memastikan seluruh lampu PJU berfungsi optimal. Mereka mengingatkan bahwa anggaran untuk pemeliharaan fasilitas umum berasal dari uang rakyat, sehingga setiap rupiah harus dikembalikan untuk kepentingan dan keselamatan publik.
Kondisi lampu PJU yang mati di jalur strategis seperti Jalan Lingkar Selatan menjadi potret buruk pengelolaan fasilitas umum. Jika tidak segera diatasi, jalur vital ini akan terus menjadi ancaman laten bagi setiap pengendara yang melintas di malam hari.
Hingga berita ini diterbitkan pihak dinas terkait belum terkonfirmasi oleh wartawan, dan akan mencoba menggali lebih dalam perihal adanya peristiwa tersebut
(Hs)














