Kota Sorong Siaga Tsunami, BMKG: Belum Ada Perubahan Signifikan, Warga Diimbau Jauhi Pantai

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Sorong Papua Barat Daya – Menyusul gempa besar berkekuatan Magnitudo 8,7 di pesisir timur Kamchatka, Rusia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Sorong bersama BPBD Provinsi Papua Barat Daya bergerak cepat menggelar pemantauan terhadap potensi gelombang tsunami di wilayah pesisir Papua Barat Daya, Rabu (30/7/25).

Kegiatan pemantauan dilakukan secara terbuka di Tembok Berlin, Pantai Reklamasi Sorong, dan melibatkan banyak unsur penting dari TNI-Polri, BPBD Kota Sorong, Satpol PP, Basarnas, hingga masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konferensi pers yang digelar di lokasi pemantauan, Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Sorong, Dedy Irjayanto, S.Si., M.Sc, mengonfirmasi bahwa hingga pukul 17.33 WIT tidak ditemukan anomali signifikan pada permukaan air laut.

“Kami mencatat 9.000 kali pasang surut dengan pengamatan aktif sejak sore hari. Beberapa titik seperti Jayapura dan Sarmi menunjukkan perubahan kecil (0,15), tetapi Kota Sorong masih tergolong stabil,” ujar Dedy.

Tim juga menerima laporan air laut sempat surut di daerah Rufei Pantai, yang kini masih dalam proses verifikasi data. BMKG bersama tim gabungan menggunakan drone untuk pemantauan garis pantai secara visual dan teknis.

Langkah antisipatif juga dilakukan oleh BPBD Kota Sorong yang dipimpin oleh Herlin D. Sasabone, serta Kadis Damkar dan Penanggulangan Bencana Provinsi PBD, Vincente Campana Baay, dengan memberikan sosialisasi langsung ke masyarakat.

READ  PWI dan IKWI Kota Sukabumi Berbagi Berkah Dengan Puluhan Anak Yatim

“Kami imbau warga menjauhi pantai sejauh 1–2 km dan tetap di lokasi aman selama minimal dua jam. Belum ada tanda-tanda gelombang berbahaya, tapi tindakan preventif tetap diutamakan,” ujar Vincente.

Sementara itu, Kombes Pol Muji Hindi Harto, selaku Karoops PBD, menegaskan bahwa personel kepolisian telah bersiaga di titik-titik strategis untuk membantu warga dan mengamankan lokasi dari potensi gangguan maupun penyebaran berita bohong.

“Kami siagakan seluruh jajaran. Jangan percaya isu liar. Ikuti hanya informasi dari BMKG, BPBD, dan lembaga resmi lainnya,” tegasnya.

Langkah pengamanan juga dilakukan oleh unsur TNI yang dipimpin Mayor Inf Arujin dan Lettu Inf Yusril Sunir dari Kodim 1802/Sorong.

BPBD menyatakan bahwa sebagian masyarakat telah mengungsi secara mandiri ke tempat lebih tinggi, seperti ke rumah kerabat dan sekolah-sekolah yang diliburkan sementara. Situasi dilaporkan masih terkendali dan terus dipantau hingga malam hari.

“Kami ingin semua pihak tetap tenang. Tidak perlu panik. Pantauan terus dilakukan hingga BMKG mengeluarkan pernyataan akhir bahwa situasi aman,” tutup Dedy Irjayanto.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan RI Berikan Apresiasi kepada Polri atas Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Tamiang
KKP Siap Jadi Katalisator Produk Halal Perikanan
Prof Dr Sutan Nasomal: Negara Tak Boleh Kalah oleh Spekulasi Orang Kaya, Presiden Diminta Terbitkan Keppres Ekonomi Nasional
Firman Wijaya: Kritik Perlu Dilindungi, Serangan Martabat Presiden Harus Dipisahkan
Awal Tahun 2026 yang Menguras Energi Pramono
Tragedi Kemanusiaan Lansia Tajur Halang: Dugaan Kriminalisasi, Penyanderaan, dan Rekayasa ODGJ terhadap Ny. Hotma Parulian Tobing
Imigrasi Tangerang Perluas Layanan Paspor Akhir Pekan, Buka Gerai di Tangcity Mall Setiap Sabtu
Gubernur Sumbar Tegaskan Perang Terbuka terhadap Tambang Ilegal, Instruksikan Penindakan Terpadu hingga Tingkat Nagari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:53 WIB

Kepala Staf Kepresidenan RI Berikan Apresiasi kepada Polri atas Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Tamiang

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:08 WIB

KKP Siap Jadi Katalisator Produk Halal Perikanan

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:21 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal: Negara Tak Boleh Kalah oleh Spekulasi Orang Kaya, Presiden Diminta Terbitkan Keppres Ekonomi Nasional

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:14 WIB

Firman Wijaya: Kritik Perlu Dilindungi, Serangan Martabat Presiden Harus Dipisahkan

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:16 WIB

Awal Tahun 2026 yang Menguras Energi Pramono

Berita Terbaru