Kerinci Dipacu Jadi Lumbung Pangan Nasional, Target Ekspor Beras ke Singapura dan Malaysia

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jambi – Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, terus dipacu menjadi salah satu sentra produksi pangan strategis nasional. Kementerian Pertanian RI di bawah kepemimpinan Menteri Andi Amran Sulaiman menaruh perhatian besar terhadap potensi besar daerah yang berada di dataran tinggi ini. Langkah konkret pun telah diambil, mulai dari optimalisasi lahan pertanian hingga pembangunan infrastruktur irigasi guna mendukung swasembada dan ketahanan pangan nasional.selasa (29/7/2025)

Dalam kunjungan kerjanya ke Kerinci baru-baru ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan optimalisasi 12.000 hektare lahan pertanian di Kerinci. Lahan tersebut akan ditingkatkan produktivitasnya melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Selain itu, petani juga akan mendapat bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern serta perbaikan dan pembangunan infrastruktur irigasi yang memadai.

“Kerinci punya potensi luar biasa. Tanahnya subur, airnya melimpah, dan petaninya semangat. Ini adalah modal penting bagi Indonesia untuk mengejar swasembada beras yang berkelanjutan,” ujar Menteri Amran. “Kami targetkan lahan seluas 12.000 hektare bisa dioptimalkan, dan hasilnya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal Jambi, tapi juga bisa kita ekspor ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia dalam dua sampai tiga tahun ke depan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menanggulangi ancaman krisis pangan global serta menstabilkan harga beras di pasar domestik. Dengan dukungan program nasional, Kabupaten Kerinci diharapkan mampu meningkatkan volume produksi beras secara signifikan, yang pada akhirnya memperkuat posisi Indonesia sebagai negara swasembada pangan.

Bupati Kerinci menyambut baik perhatian pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, selama ini sektor pertanian memang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kerinci, namun masih terkendala akses permodalan, teknologi, dan infrastruktur. Dengan adanya bantuan dari Kementan, para petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen serta efisiensi produksi.

READ  Peringati HUT Ke-26, DWP Kemendagri Gelar Cek Kesehatan Gratis, Donor Darah, dan Bazar Pangan Murah

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian. Ini adalah momentum besar bagi petani Kerinci. Kami siap mendukung penuh kebijakan ini dan bekerja sama lintas sektor demi tercapainya target swasembada dan ekspor beras dari Kerinci,” ujar Bupati.

Sebagai daerah yang dikenal dengan panorama alamnya yang indah serta kekayaan hasil bumi, Kerinci kini tengah bertransformasi menjadi daerah agraris modern. Selain beras, sektor pertanian lainnya seperti hortikultura, kopi, dan tanaman pangan lainnya juga mendapat perhatian untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Pemerintah juga berencana mendorong terbentuknya korporasi petani dan koperasi pangan untuk memperkuat tata niaga, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta memperluas akses pasar. Dengan demikian, petani tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga sebagai pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Apabila program ini berhasil, Kerinci berpotensi menjadi model nasional dalam pembangunan pertanian berbasis kawasan, sekaligus menunjukkan bahwa daerah di luar Pulau Jawa pun mampu menjadi poros ketahanan pangan nasional dan bahkan global. Pemerintah menargetkan dalam waktu 2–3 tahun ke depan, ekspor perdana beras Kerinci ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia dapat direalisasikan.

Dengan dukungan penuh dari semua pihak, bukan tidak mungkin Kerinci akan mencatatkan sejarah baru sebagai lumbung pangan strategis Indonesia di wilayah barat. Pemerintah, petani, dan masyarakat kini bersatu dalam satu tekad: menjadikan Kerinci bukan hanya swasembada, tetapi juga berdaulat dan berdaya ekspor.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:09 WIB

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Senin, 1 Juni 2026 - 09:09 WIB

Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Berita Terbaru