Audit OJK Terhadap Lahan Sitaan Tim PKH Inhil Picu Tanda Tanya: Ada Apa di Balik Manuver Tak Lazim Ini?

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suuararakyat.Inhil, Riau – Langkah mengejutkan datang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diketahui telah melakukan audit terhadap lahan sitaan tim Penanganan Konflik Horizontal (PKH) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Audit tersebut dinilai tidak lazim dan menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan pengamat kebijakan, karena OJK sejatinya merupakan lembaga pengawas sektor jasa keuangan, bukan institusi yang biasa bersinggungan langsung dengan urusan agraria atau perkebunan.

Informasi ini pertama kali mencuat setelah tim media Suararakyat melakukan konfirmasi langsung kepada saudara AL, salah satu pengurus kelompok tani Berkah Tani Sejahtera, yang menyatakan bahwa pihaknya mengetahui kedatangan tim OJK ke lokasi lahan yang saat ini tengah disengketakan. Bahkan menurut AL, audit tersebut telah dilakukan beberapa waktu lalu, dan pihaknya mengantongi sejumlah dokumen pendukung, termasuk kerja sama resmi dari Agrinas (Badan Usaha Milik Negara di sektor pertanian dan pangan), meski kerja sama tersebut tidak diperbolehkan untuk dipublikasikan atas permintaan dari pihak Agrinas sendiri.

“Benar, OJK sempat datang ke lokasi. Kami juga memiliki dokumen kerja sama dengan Agrinas, namun memang tidak diperbolehkan kami publikasikan secara bebas,” ungkap AL kepada pewarta Suararakyat, Rabu (23/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterlibatan OJK dalam pengauditan lahan perkebunan ini sontak menuai tanda tanya besar. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, lembaga ini hanya memiliki kewenangan dalam mengatur dan mengawasi kegiatan jasa keuangan, termasuk perbankan, pasar modal, dan lembaga keuangan non-bank. Tidak ada mandat OJK untuk turun langsung ke urusan lahan, apalagi lahan sitaan dalam sengketa konflik agraria.

READ  PLN Semarang Timur Diduga Lakukan Maladministrasi: Pelanggan Jadi Korban, Petugas Internal Diduga Jadi Sumber Masalah

Hal ini memunculkan spekulasi: apakah ada kepentingan tersembunyi di balik manuver OJK yang seolah keluar dari koridornya?

“Ini sangat janggal. Apakah ada keterkaitan dengan aliran dana di balik pengelolaan lahan ini? Atau justru ada indikasi dugaan pencucian uang yang coba ditelusuri lewat aset lahan?” ujar seorang pengamat kebijakan publik yang enggan disebutkan namanya.

Audit terhadap lahan yang sebelumnya telah disita oleh tim PKH ini memang sudah lama menjadi sorotan, mengingat lokasi lahan tersebut berada di kawasan strategis yang nilainya cukup fantastis. Dugaan adanya mafia tanah dan tumpang tindih kepemilikan memperkeruh situasi yang semula adalah program penguatan kedaulatan petani berbasis kelompok tani.

Ketika ditanya lebih lanjut, pihak OJK hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi. Begitu pula dengan pihak Agrinas yang masih memilih bungkam soal kerja sama yang disebut oleh pihak kelompok tani.

Namun yang jelas, keterlibatan OJK dalam urusan di luar domain sektor keuangan menciptakan sinyal yang harus diwaspadai. Apakah ini pertanda adanya perluasan fungsi kelembagaan? Ataukah justru indikasi intervensi kekuasaan yang sedang bermain di balik lahan-lahan bernilai tinggi?

Publik pantas tahu dan berhak bertanya: siapa yang bermain di balik audit ini? Dan apa sebenarnya yang sedang terjadi di Inhil?

(Syahwani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
Polimik Ketua TP-PKK Apel OPD, DPRD SBB Akan Panggil Sekda, Kabag Protokoler dan Pemerintah Diminta Klarifikasi 
KPU Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMA Negeri 15 SBB: Ciptakan Pemilu Berkualitas, Jujur dan Adil
GWN Dorong UMKM Bergerak di CFD Bengkalis 2–3 Mei 2026
Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen
Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi
Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi
Organisasi BRAIN (Battra Anti Narkotika Indonesia) Dukung Program Asta Cita, BRAIN Gelar Edukasi Pencegahan Narkotika di Living Plaza Cikarang 
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:08 WIB

Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif

Rabu, 22 April 2026 - 10:39 WIB

Polimik Ketua TP-PKK Apel OPD, DPRD SBB Akan Panggil Sekda, Kabag Protokoler dan Pemerintah Diminta Klarifikasi 

Selasa, 21 April 2026 - 12:56 WIB

GWN Dorong UMKM Bergerak di CFD Bengkalis 2–3 Mei 2026

Selasa, 21 April 2026 - 04:34 WIB

Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen

Selasa, 21 April 2026 - 04:13 WIB

Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi

Berita Terbaru

Agama

AL Washliyah Memanas , Warga dan Kader Ingin Perubahan

Rabu, 22 Apr 2026 - 11:18 WIB