[Breaking News] Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Puncak Guha, Satu Selamat Dua Masih Dalam Pencarian

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Garut – Musibah kembali terjadi di kawasan wisata Pantai Puncak Guha, Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Tiga wisatawan dilaporkan terseret ombak ganas saat berada di bibir pantai sekitar pukul 09.30 WIB. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa ini bermula pada Minggu pagi ketika ketiga korban bersama sejumlah rekannya turun dari area camping Puncak Guha menuju kawasan pantai. Berdasarkan laporan dari Polsek Bungbulang, sebelum kejadian, pihak pengelola objek wisata sempat memberikan peringatan dan himbauan kepada para pengunjung agar tidak berenang mengingat kondisi ombak yang tinggi dan berbahaya. Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh salah satu pengelola wisata, Sdr. Ajat. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan oleh rombongan wisatawan.minggu (20/7/2025)

Sekitar pukul 09.30 WIB, tiga wisatawan dilaporkan terbawa arus ombak. Pihak pengelola objek wisata yang menerima laporan dari rekan korban segera bertindak cepat dengan melemparkan pelampung ke laut sebagai upaya penyelamatan. Dari tiga korban, satu orang berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Caringin untuk mendapatkan perawatan medis. Korban yang selamat diketahui bernama Ahmad Bagas Permana (20 tahun), warga Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, dua korban lainnya hingga kini masih belum ditemukan. Mereka adalah:

Oka Mahbubu Rijal (22 tahun), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes

Ripan Muhamad Yusup (20 tahun), warga Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang

Kepolisian Sektor Bungbulang bersama dengan unsur TNI dari Koramil Bungbulang, Satpolairud Polres Garut, tim medis UPT Puskesmas Bungbulang, pemerintah Desa Sinarjaya, serta pengelola objek wisata Puncak Guha langsung bergerak cepat melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.

READ  Pemkab Sukabumi Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter 6: Evaluasi Kerumunan Penjemput Jadi Sorotan

Kapolsek Bungbulang, AKP Yusli Yulianto, S.H., dalam laporannya kepada Kapolres Garut menyebutkan bahwa seluruh langkah penanganan darurat telah dilakukan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan evakuasi korban yang selamat, hingga pendataan terhadap para saksi. Saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut antara lain:

1. Jalaludin (42 tahun), warga Kp. Ciwaru, Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Garut

2. Nursafira Harefa (22 tahun), warga Desa Mayah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Basarnas dan potensi SAR lainnya guna melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan alat bantu lainnya.

Kapolsek Bungbulang menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal dalam proses pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan pantai selatan Garut, khususnya Pantai Puncak Guha, untuk senantiasa mematuhi himbauan dari petugas dan pengelola wisata, mengingat kondisi alam di wilayah tersebut yang seringkali tidak dapat diprediksi dan berbahaya.

“Kami turut prihatin dan berduka atas musibah ini. Kami menghimbau agar seluruh wisatawan senantiasa mengutamakan keselamatan, serta mendengarkan dan mematuhi setiap peringatan yang diberikan demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang,” tutup AKP Yusli.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian dua korban tenggelam masih berlangsung dan akan terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Dokumentasi serta laporan lengkap kejadian telah disampaikan kepada jajaran pimpinan Polres Garut. Situasi di lokasi kejadian pun telah diamankan untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.

 

(Cep T)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru