Suararakyat.info.Sukabumi – Suasana haru dan penuh syukur mewarnai penyambutan kepulangan jemaah haji Kloter 6 asal Kabupaten Sukabumi yang tiba di tanah air, Minggu sore (16/6). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah bersiap sejak sore hari untuk menyambut para tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Seluruh proses penyambutan dipusatkan di Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai), dengan pengamanan ketat dan pengaturan lalu lintas yang melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ahmad Samsul Bahri menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses penyambutan yang dilakukan secara terkoordinasi. Namun, ia tak menutup mata atas beberapa catatan penting yang menjadi perhatian, terutama berkaitan dengan tingginya antusiasme keluarga penjemput yang sempat menimbulkan kepadatan dan sedikit ketidaknyamanan di area penyambutan.
“Penyambutan jemaah secara umum berjalan lancar. Tapi kami mencatat beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama soal pengaturan keluarga penjemput yang sangat antusias. Kerumunan besar tersebut sempat menyulitkan proses pemilahan jemaah dan pengambilan barang bawaan,” ujar Ahmad Samsul Bahri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa aparat keamanan telah berusaha maksimal dalam menjalankan tugasnya, namun tantangan tetap ada di lapangan. Proses turunnya jemaah dari bus, pengambilan koper, hingga serah terima barang pribadi dinilai masih menyimpan potensi kerawanan yang tidak bisa diabaikan.
“Ini akan menjadi perhatian serius. Kita tidak ingin ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi ke depan. Maka dari itu, proses evaluasi dan perbaikan prosedur akan dilakukan agar penyambutan jemaah haji berikutnya bisa lebih tertib dan nyaman,” tegasnya.
Dalam momen sakral tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dua orang jemaah haji asal Sukabumi selama menjalankan ibadah di tanah suci. Pemerintah bersama seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi mendoakan agar kedua almarhum/almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi menyampaikan bela sungkawa yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” tambah Ahmad Samsul Bahri.
Ia juga berharap agar seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air menjadi haji dan hajjah yang mabrur, dan mampu menjadi teladan serta memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat di Sukabumi.
Suasana penyambutan di Pusbangdai berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Isak tangis bahagia dari keluarga yang menjemput menjadi pemandangan yang menyentuh. Para jemaah, meski tampak lelah, memancarkan wajah bahagia dan lega setelah menyelesaikan perjalanan spiritual yang panjang dan penuh makna di tanah suci Makkah dan Madinah.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat diharapkan semakin kuat agar pelayanan ibadah haji, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, dapat terus ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji sebagai bentuk penghormatan atas ibadah agung yang telah mereka jalankan.
(Edi)














