Viral di Medsos,Proyek Pembangunan Lapangan di Desa Bojongasih Diduga Picu Banjir ke Rumah Warga

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi– Proyek pembangunan lapangan di wilayah Desa Bojongasih,kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan setelah sejumlah rumah warga terdampak banjir yang diduga disebabkan oleh buruknya sistem pengelolaan lingkungan dari proyek tersebut.

Informasi ini mencuat ke publik melalui unggahan video di media sosial TikTok dari akun @kangkurir_nasrul26.pada (5/7/2025) Dalam video tersebut tampak aliran air menggenangi jalan dan halaman rumah warga, sementara beberapa orang terlihat berupaya menanggulangi banjir dengan tumpukan karung pasir. Tulisan dalam video itu menyebutkan bahwa “pembikinan lapangan di Bojongasih berdampak banjir ke rumah warga”, mengisyaratkan adanya kaitan langsung antara proyek pembangunan dan musibah banjir ini.

Sejak dimulainya pembangunan lapangan tersebut, aliran air hujan yang sebelumnya dapat mengalir dengan lancar kini terhambat dan justru mengarah ke pemukiman. Mereka menduga proyek ini tidak didukung oleh analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang matang, serta minim pengawasan dari instansi terkait.

“Kami bukan menolak pembangunan, tapi tolong pikirkan juga dampaknya ke lingkungan sekitar. Ini rumah kami, bukan tempat penampungan air,” ujar salah satu warga yang terdampak, sambil menunjukkan kondisi rumahnya yang digenangi lumpur.

Sampai saat ini, pihak pemerintah desa maupun pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Namun, masyarakat mendesak adanya evaluasi cepat dan tindakan penanggulangan banjir secara permanen. Mereka juga meminta agar pihak dinas terkait turun langsung ke lapangan untuk mengecek apakah pembangunan tersebut telah sesuai prosedur dan memperhatikan aspek lingkungan hidup.

Peristiwa di Bojongasih ini menjadi peringatan bahwa pembangunan infrastruktur, sekecil apa pun skalanya, harus tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem dan keselamatan warga sekitar. Tanpa itu, yang terjadi justru bukan kemajuan, melainkan penderitaan baru bagi masyarakat yang terdampak langsung.

 

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda PBD Perkuat Karakter Kepemimpinan Mahasiswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sorong
Mahasiswa ISNJ Bengkalis Teliti Strategi TikTok untuk Dongkrak Brand Awareness Kuliner Lokal Mieso Mas Ajid
Kasus HIV di Kepulauan Meranti Meningkat Juli 2026, Dinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Gencarkan Sosialisasi dan Skrining
Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah Ke Sumsel Di Pelabuhan Tanjung Kalian
Pemuda Adat Buru Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Tata Kelola Gunung Botak: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Sekadar Penindakan
Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Spesialis Curanmor, Pelaku Akui Curi 29 Sepeda Motor
Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan Meranti
Wujud Nyata Kepedulian TNI AD, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Percepat Rehab RTLH Milik Ibu Diana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Polda PBD Perkuat Karakter Kepemimpinan Mahasiswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sorong

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:19 WIB

Mahasiswa ISNJ Bengkalis Teliti Strategi TikTok untuk Dongkrak Brand Awareness Kuliner Lokal Mieso Mas Ajid

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Kasus HIV di Kepulauan Meranti Meningkat Juli 2026, Dinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Gencarkan Sosialisasi dan Skrining

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah Ke Sumsel Di Pelabuhan Tanjung Kalian

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:43 WIB

Pemuda Adat Buru Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Tata Kelola Gunung Botak: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Sekadar Penindakan

Berita Terbaru