Aceng Syamsul Hadie: Hari Jadi Bhayangkara ke-79 Momentum Reformasi Total di Tubuh Polri Untuk Meraih Publik Trust

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bandung-Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini diselenggarakan dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” dan berharap kepolisian bisa menjadi penegak hukum yang terpercaya. Kemudian, mampu memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan prima kepada masyarakat. Pengertian Polri untuk Masyarakat mengandung makna bahwa setiap langkah dan tugas Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Hari Jadi Bhayangkara ke-79 ini harus dijadikan momentum Reformasi Total di tubuh Polri untuk Meraih Publik Trust kembali yang sudah rusak dan hancur “, ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Aceng Syamsul Hadie menerangkan bahwa dalam tiga tahun terakhir (2022–2025), kepercayaan publik terhadap Polri dan penegakan hukum di Indonesia beberapa kali mengalami penurunan signifikan akibat sejumlah kasus besar. Berikut adalah kasus-kasus utama yang menyebabkan turunnya kepercayaan publik terhadap Polri: Kasus Ferdy Sambo – Pembunuhan Brigadir J., kasus Tragedi Kanjuruan Malang, kasus Narkoba Irjen Minahasa kapolda Sumbar, kasus penyidikan Polri terhadap Firli Bahuri KPK, kasus pemerasan terhadap warga Malaysia di DWP, kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang oleh Aipda Robig Zaenudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi beberapa kasus perilaku oknum polisi yang mencoreng nama baik Polri seperti skandal korupsi pungli SIM, Tilang hingga markus, kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat sipil, penanganan demo yang terlalu represif tanpa pertimbangan etika dan hukum, Fenomena “No Viral No Justice” artinya kasus akan ditangani serius apabila sudah viral, Dan yang sekarang ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia tentang kasus Diduga Ijazah Palsu Jokowi dimana tiba-tiba Bareskim sudah memutuskan bahwa Ijazah Jokowi Identik tanpa penyelidikan yang mendalam sehingga timbul protes di kalangan masyarakat. Semakin jelas sikap polisi tidak netral terhadap kasus-kasus hukum dan penuh rekayasa hingga terlihat keberpihakan kepada oknum pemerintah, oligarki atau orang-orang pemilik dana besar.

Dengan kejadian diatas tadi maka lengkaplah bahwa masyarakat pada umumnya sudah tidak percaya lagi kepada polisi dan bahkan merasa muak, ini sangat menyedihkan dimana kepercayaan masyarakat terhadap polri sudah menurun sampai pada titik minus dan sangat susah untuk dikembalikan karena sangat kuat ada persepsi bahwa Polri belum sepenuhnya menjalankan fungsi penegakan hukum secara adil dan akuntabel.

READ  Sampoerna Agro Berbagi Hewan Kurban untuk Desa Sekitar di Ketapang

“Dalam mewujudkan harapan Polri agar kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat, dengan momentum Hari Jadi Bhayangkara ini maka Presiden Prabowo Subianto harus melakukan Reformasi Total di tubuh Polri, yaitu Reformasi Struktural, Reformasi Operasional dan Reformasi Personal”, tambah Aceng Syamsul Hadie yang juga Dosen dan Alumnus Pondok Modern Gontor (Gonsus’88).

1. Reformasi Struktural.
Yaitu melakukan perubahan pada struktur dasar dari sebuah sistem atau organisasi. Ini mencakup perubahan dalam kerangka hukum, institusi, organisasi, peran dan tanggung jawab antar lembaga, serta cara pengambilan keputusan. Tujuannya:
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas jangka panjang, Menyederhanakan birokrasi, Mengatasi masalah mendasar atau sistemik.

2. Reformasi Operasional.
Yaitu melakukan perubahan yang pada prosedur, proses kerja, metode pelaksanaan tugas, dan manajemen operasional suatu organisasi. Tujuannya;
Meningkatkan kinerja harian, Menyederhanakan prosedur kerja, Meningkatkan pelayanan publik dan efisiensi.

3. Reformasi Personal.
Yaitu mengganti para pejabat Polri dari tingkat atas sampai bawah dari kapala sampai ekor, khususnya yang terlibat dengan kasus-kasus yang dianggap merugikan dan mencemarkan nama baik lembaga. Agar diganti oleh personal-personal yang memiliki integritas dan komitmen tinggi dan bersih serta netral tidak keberpihakan oknum pemerintah, oligarki dan pemilik modal, sehingga dalam menjalankan tugasnya benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat, yaitu melindungi, mengayomi, melayani secara prima kepada masyarakat.

“Dengan dilakukannya Reformasi Total maka makna ‘Polri Untuk Masyarakat’ bisa terwujud dengan meraih publik trust yang sesungguhnya, sehingga 3 (tiga) peran utama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam masyarakat bisa tercapai, yaitu; Pertama, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (law and order). Kedua, memerangi kejahatan (fighting crimes). Ketiga, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat”, pungkas Aceng Syamsul Hadie yang juga mantan anggota dewan DPRD Kabupaten Majalengka 3 (tiga) periode.

 

 

(Tim Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja
17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman
252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota
321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh
Kodaeral XIV Sorong Gelar Persami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V
Penampungan Bak Air Bersih Capai Tahap Pengecoran Beton, Progres Signifikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:11 WIB

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:07 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja

Senin, 11 Mei 2026 - 14:16 WIB

17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01 WIB

252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota

Senin, 11 Mei 2026 - 03:06 WIB

321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi Percepatan Perolehan SLHS dan Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di SPPG Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan

Badan Gizi Nasional

BGN Tegaskan Relawan SPPG Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB