Suararakyat.info.Depok – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh setiap tanggal 26 Juni, Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) Kota Depok menggelar kegiatan sosial berupa pembagian stiker sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan ancaman nyata narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Aksi turun ke masyarakat ini dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Cimpaeun Tapos Kecamatan Pancoran Mas, yang merupakan salah satu daerah padat penduduk di Kota Depok. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur organisasi yang memiliki komitmen tinggi dalam memberantas narkoba, termasuk Dewan Pimpinan Kecamatan (DPKC) GMDM Pancoran Mas.
Ketua DPKC GMDM Pancoran Mas, Nasir Yusup, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung program nasional perang terhadap narkoba. Menurutnya, bahaya narkotika tidak hanya merusak fisik individu, tapi juga menghancurkan masa depan bangsa jika dibiarkan terus menyebar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa narkoba adalah musuh bersama. Lewat pembagian stiker dan ajakan langsung ke masyarakat, kami berharap informasi tentang bahaya narkotika bisa sampai ke seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda,” ujar Nasir.sabtu (28/6/2025)
Sementara itu, Sekretaris Jenderal GMDM Kota Depok, Meriawan, turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memerangi peredaran gelap narkoba, mulai dari aparat, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum.
“Perang melawan narkoba harus dilakukan secara sistematis dan melibatkan semua elemen bangsa. Tidak cukup hanya dengan razia, tapi juga edukasi, pendekatan sosial, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” tegas Meriawan.
Dukungan juga datang dari kalangan Karang Taruna. Ketua Karang Taruna Cimpaun, Ahmad Riayadi, turut serta dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan pemuda dalam gerakan anti narkoba adalah hal penting, mengingat pemuda merupakan sasaran utama para pengedar.

“Kami dari Karang Taruna Cimpaun siap bersinergi dengan GMDM dan semua pihak untuk menyuarakan bahaya narkoba. Pemuda harus jadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika,” kata Ahmad.
Kegiatan pembagian stiker ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi gerakan ini sebagai langkah positif dan preventif. Selain membagikan stiker, para relawan juga memberikan penjelasan singkat tentang jenis-jenis narkoba dan dampaknya terhadap tubuh dan mental.
Peringatan HANI 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kolektif dalam memberantas narkoba. GMDM Depok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang bersih dari narkotika.
(Hs)














