Suararakyat.info.Sukabumi – Pemerintah Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, menggelar pelantikan dan pengukuhan serentak 29 Ketua RT dan 6 Ketua RW pada Minggu (9/6/2025). Acara yang dilangsungkan di GOR Desa Babakan Jaya ini sekaligus diisi dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh ketua RT/RW, sebagai bagian dari langkah strategis menuju pemerintahan desa berbasis digital.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Babakan Jaya E. Benno, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa, tokoh masyarakat, perwakilan dari Kasi Pemerintahan, serta Dewan Pengawas Kecamatan Parungkuda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kades E. Benno menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari visi-misi desa untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan era digital. “Tahun 2025 ini, target kami adalah mewujudkan pemerintahan Desa Babakan Jaya berbasis elektronik. Itu artinya semua layanan, data, dan komunikasi antarwilayah akan kita digitalisasi,” ujar E. Benno di hadapan para peserta.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antarstruktur desa, khususnya antara para ketua RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, serta perempuan, demi membangun desa yang sehat, produktif, berkualitas, dan berakhlak baik.
“Kita ingin desa ini menjadi teladan. RT dan RW sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat harus paham perannya. Maka bimtek ini penting agar mereka siap menjalankan tugas dengan profesional dan responsif,” tambahnya.

Bimtek yang diberikan mencakup materi seputar administrasi pemerintahan desa, mekanisme pelayanan warga, hingga pengenalan sistem informasi desa berbasis elektronik. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi di tingkat desa.
Dengan jumlah total 29 RT dan 6 RW yang tersebar di wilayah Babakan Jaya, peran aktif mereka sangat menentukan arah pembangunan desa. Kehadiran tokoh-tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan lainnya dalam acara ini memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan harapan baru akan terciptanya tata kelola desa yang modern dan inklusif.
(Herlan)














