Anak 11 Tahun Jadi Korban Kekerasan di Cikarang Selatan, Bola Mata Rusak Akibat Dilempar Kursi

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bekasi – Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban kekerasan oleh seorang pria dewasa di sebuah warung makan milik ibunya, yang berlokasi di Ruko Lavenza R4 No.20, Villa Mutiara Cikarang, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (20/5/2025).

Peristiwa bermula saat korban tengah bermain di sekitar warung dan tanpa sengaja menyenggol peralatan memasak. Saat ditanya oleh pamannya, ia menjawab “naon” (bahasa Sunda: apa). Jawaban tersebut rupanya terdengar oleh seorang pria yang sedang merokok di teras, yang mengira ucapan itu ditujukan kepadanya. Merasa tersinggung, pria tersebut langsung melempar kursi ke arah korban.

Kursi itu mengenai wajah korban, tepatnya di bagian bola mata. Korban segera dilarikan ke rumah sakit. Menurut keterangan kakak korban, dokter menyatakan bola mata sang adik mengalami kerusakan parah.

“Dokter mendiagnosis bola mata adik saya pecah. Kemungkinan untuk bisa melihat lagi sangat kecil,” ujar kakak korban.

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikarang Selatan. Sementara itu, pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.

 

Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat Mitra Negara Media Grup: Haris Pranatha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 - 02:26 WIB

Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru

Jumat, 24 April 2026 - 02:14 WIB

Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat

Rabu, 22 April 2026 - 00:39 WIB

SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien

Berita Terbaru