Arena Sabung Ayam Disekitar Bundaran Jl.Lingkar Bungo di Kabarkan Kembali dan Oknum APH Diduga Ada Siap Pasang Badan

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jambi-ktivitas judi sabung ayam di Kabupaten Bungo terkesan kebal hukum, Aktivitas yang sudah terjadwal itu, rutin dilaksanakan satu kali dalam seminggu. Ada indikasi, kegiatan tersebut mendapat bekingan dari oknum aparat penegak hukum setempat.

Warga sekitar adanya lokasi giat judi sabung ayam yang berada di tepi jalan lingkar itu mulai resah. Berdasarkan informasi dari warga, kegiatan ini telah berlangsung tanpa adanya tindakan dari aparat penegak hukum, dikarenakan ada oknum Aparat yang siap pasang badan apabila ada penertiban, justru meskipun telah di viralkan melalui pemberitaan oleh awak media.

“Sekarang masih buka bos, kuat itu dekingan nya, banyak oknum yang mengawal itu, bahkan mereka siap pasang badan agar aktivitas itu berjalan lancar, karena pemilik gelanggang sabung ayam itu diduga Oknum APH dari satuan Brimob” Lapor narasumber awak media ini, Sabtu malam 10/05/2025 saat kegiatan tersebut berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu dari narasumber yang berbeda menambahkan dan membenarkan sambil mengirim dokumentasi aktifitas perjudian tersebut dalam upaya meyakinkan infomasi yang diberikan kepada awak media.

“Betul itu bang, ini foto mereka, baru lima jam berlalu” Tambahnya.

Narasumber mengungkapkan, aliran dana dari pelaksana judi sabung ayam mengalir ke beberapa oknum Aparat Kepolisian dan oknum TNI. Hal ini diyakini menjadi alasan mengapa kegiatan sabung ayam tersebut tidak tersentuh hukum dan berjalan lancar tanpa hambatan walau masih sekitar kota lokasi arena giat sabung ayam tsb.

READ  Macan Kumbang Simalungun Beraksi: Tambang Ilegal Ditindak Tegas, Tanpa Ampun!

“Sampai saat ini, belum ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk menghentikan aktivitas yang jelas melanggar hukum ini, bahkan setiap hari sabtu aktivitas tersebut berlangsung, kalau minggu lalu itu jadwal undangan” Tutupnya

Perlu diketahui arena sabung ayam tersebut sejak lama berlangsung setiap hari Sabtu sampai pagi minggu. Bahkan besok merupakan jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut, hal ini tentunya menjadi tantangan dari Kapolda Jambi dan Polres Bungo untuk menertibkan kegiatan ilegal itu.

Para pemain di kabarkan oleh narasumber datang dari berbagai luar daerah, bahkan taruhan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah setiap partai ayam tarung. Sedangkan Ayam Tarung belasan partai setiap jadwal,. bebernya.

Sebelumnya pihak Polda Jambi mengakui telah memberikan teguran kepada para panitia pelaksana, namun sepertinya himbauan tersebut tidak diindahkan.

“Sudah pernah kita tegur bang, baiknya langsung konfimasi saja ke pimpinan kami” Ujar anggota Polda Jambi TM.

Namun sampai saat ini awak media masih melakukan upayah konfimasi kepada Kapolda Jambi.

Perlu di ketahui, Selain daerah jln lingkar Bundaran Bungo sekitar pemukiman warga yang tidak jauh dari perkantoran wilayah Bungo, setiap hari sabtu hingga pagi minggu., adapun beberapa lokasi lainnya yang masih di wilayah Bungo yakni :Teluk Pandak, Pal 7, dan SPC Kuamang Kuning. Dengan jadwal setiap Selasa dan Jumat. Kecamatan Pelepat, kabupaten bungo provinsi Jambi.

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Vonis dr. Silvi Apriani, Mahasiswa Nilai Kasus Food Tray Bukan Tindak Pidana
Terima Surat Undangan Klarifikasi dari Polres Dumai, Warga Kuantan Singingi Sampaikan Penjelasan Terbuka dan Minta Pemeriksaan di Wilayah Domisili
Vonis Seumur Jagung, Dugaan Kejahatan Berulang: Residivis Kasus Pukat Harimau Kembali Beroperasi?
Tim Hukum Ajukan Keberatan Administratif atas Pemberhentian Kepala Desa Babakanjaya, Soroti Dugaan Cacat Prosedur dan Pelanggaran Hukum
Di Balik Dugaan Kasus Kematian Agnis Jance Zebua, Publik Pertanyakan Transparansi Penegakan Hukum
Beli 20 Liter Pertalite Berujung Tuntutan Penjara, Kristanto Manullang Pertanyakan Nalar Penegakan Hukum
Peresmian Kantor Advokat Ikhwan, S.H. & Partners serta DPD LBH CCI Meranti, Siap Berikan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat
Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:32 WIB

Jelang Vonis dr. Silvi Apriani, Mahasiswa Nilai Kasus Food Tray Bukan Tindak Pidana

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:22 WIB

Terima Surat Undangan Klarifikasi dari Polres Dumai, Warga Kuantan Singingi Sampaikan Penjelasan Terbuka dan Minta Pemeriksaan di Wilayah Domisili

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:30 WIB

Vonis Seumur Jagung, Dugaan Kejahatan Berulang: Residivis Kasus Pukat Harimau Kembali Beroperasi?

Senin, 22 Juni 2026 - 05:55 WIB

Tim Hukum Ajukan Keberatan Administratif atas Pemberhentian Kepala Desa Babakanjaya, Soroti Dugaan Cacat Prosedur dan Pelanggaran Hukum

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:22 WIB

Di Balik Dugaan Kasus Kematian Agnis Jance Zebua, Publik Pertanyakan Transparansi Penegakan Hukum

Berita Terbaru