Sekda Jabar Cek Pemberian Insentif Penarik Becak dan Kusir Delman di Cirebon

- Penulis

Minggu, 30 Maret 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Cirebon- Sekda Jabar Herman Suryatman mengecek pemberian insentif penarik becak dan kusir delman yang berhenti beroperasi selama musim Lebaran di Sentra Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/3/2025).

Gubernur Jaba Dedi Mulyadi memberikan instruksi kepada para penarik becak dan kusir delman agar libur sementara selama arus mudik dan Lebaran, atau H-7 sampai H+7.

Hal ini diberlakukan untuk mengurangi kemacetan di titik – titik ramai Cirebon. Perempatan Batik Trusmi satu di antara 15 lokasi para penarik becak – kusir delmannya libur sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengecekan di perempatan Batik Trusmi, Sekda menemukan masih ada sekitar 30 orang yang belum terdaftar dan menerima insentif.

READ  Masakan Hotel Disajikan untuk Warga Slum Area Sukmajaya, Kolaborasi Sosial Rayakan Idul Adha

“Di Perempatan Trusmi ini ada kurang lebih 30 abang becak yang belum terdaftar dan belum mendapatkan insentif dari Pak Gubernur,” ujar Herman Suryatman.

Sekda memastikan penarik becak dan kusir delam yang belum terdaftar, akan dimasukkan namanya dan mendapatkan insentif.

“Kami barusan berkomunikasi dengan bapak-bapak ini, para abang becak ini, dan atas saran Pak Gubernur, kita akan atasi,” tutur Herman.

Program pemberian insentif ini diharapkan dapat membantu para pengemudi becak dan delman yang terdampak kebijakan tersebut, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Jawa Barat.

 

(Humas Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Anggaran Proyek Gedung Dipertanyakan, MUI Angkat Bicara: Dugaan Krisis Transparansi Pemkab Sukabumi Mengemuka
Transparansi Dipertanyakan, Mahasiswa Desak Pemkot Sukabumi Buka Data Insentif Daerah dan Copot Sekda
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Minggu, 12 April 2026 - 05:56 WIB

Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu

Sabtu, 11 April 2026 - 07:20 WIB

Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik

Berita Terbaru