Lebaran dan Ketupat: Tradisi, Nilai, dan Makna di Balik Perayaan Idul Fitri

- Penulis

Minggu, 30 Maret 2025 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Umat muslim dunia tak terkecuali mayoritas masyarakat Indonesia, satu hari kedepan akan merayakan Idul Fitri 1446 H tepatnya, Senen (31 Maret 2025-Pemerintah melalui Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar ) dengan harapan maghfirah dari Allah SWT.Manusia akan lahir kembali tanpa dosa-setelah menjalankan ibadah puasa dibulan ramadhan selama satu bulan penuh dengan iklas, ketaqwaan dan sabar.

Di bulan suci umat muslim menjalankan ritual wajib sebagaimana dianjurkan Alquran Surat Al Baqarah Ayat 183: Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Kemudian merayakan Idul Fitri dengan suasana gembira bersama keluarga terdekat dengan hidangan ketupat dan opor ayam yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidangan ketupat disaat lebaran menjadi menu wajib selain kue lebaran dengan kearifan lokal masing-masing daerah.

READ  Wakil Ketua Komisi III DPR Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Nasional

Menjadi lengkap ketika menyantap menu lebaran bersama handai tolan-kerabat.

Lebaran tak lepas dari masalah klasik/mudik yang hampir puluhan tahun mewarnai hiruk pikuk tradisi idul fitri.Tak pelak perekonomian bergeliat eksodus dari kota ke kampung halaman mencapai ratusan miliar rupiah.

Esensi lebaran dan ketupat amat bertautan didalamnya karena mengandung keberagaman antara tradisi dan nilai agama yang kental.

Diketahui nilai moral dalam berpuasa ada beberapa hal seperti ketaqwaan, kesabaran dan kejujuran.

Nilai kejujuran pada hakekatnya adalah jujur pada diri sendiri dan jujur pada semua aspek kehidupan.Pada kesabaran diperoleh untuk menahan diri dari makan-minum di siang hari sampai magrib dan menahan godaan dalam hidup.Terakhir ketaqwaan dalam berpuasa selalu berprilaku dalam keridaan Allah SWT.

 

Penulis: S Handoko (Dewan Redaksi Suararakyat.info)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.900 Personel Siap Amankan Kunjungan Gibran Rakabuming Raka di Papua Barat Daya
Jelang Kunjungan Wapres Gibran Di Sorong, Pemprov Papua Barat Daya Matangkan Seluruh Persiapan
Heboh Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif   
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:03 WIB

1.900 Personel Siap Amankan Kunjungan Gibran Rakabuming Raka di Papua Barat Daya

Senin, 20 April 2026 - 04:25 WIB

Jelang Kunjungan Wapres Gibran Di Sorong, Pemprov Papua Barat Daya Matangkan Seluruh Persiapan

Minggu, 19 April 2026 - 22:36 WIB

Heboh Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif   

Sabtu, 18 April 2026 - 23:51 WIB

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Sabtu, 18 April 2026 - 07:59 WIB

DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat

Berita Terbaru

Berita Daerah

Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB