Kantor Dinkes Bekasi Dirusak Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Tindakan Hukum

- Penulis

Minggu, 23 Maret 2025 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bekasi – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa permintaan maaf tidak cukup untuk menyelesaikan kasus perusakan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi yang dilakukan oleh anggota sebuah organisasi masyarakat (ormas). Insiden ini terjadi pada Selasa (18/3/2025) dan memicu kekhawatiran publik terkait keamanan serta ketertiban di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya di Bandung pada Jumat (21/3/2025), Dedi menegaskan bahwa tindakan hukum harus ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Minta maaf saja tidak cukup. Harus ada langkah-langkah hukum,” tegas Dedi, seperti dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, aksi premanisme seperti ini tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi hukum. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk memastikan para pelaku mendapat sanksi sesuai aturan yang berlaku.

READ  Gubernur Dedi Mulyadi Prioritaskan Efisiensi Anggaran untuk Kebutuhan Rakyat Akan dibangun 3.333 ruang kelas dan sekolah baru

Insiden perusakan kantor Dinkes Bekasi ini juga menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan aktivis yang mendesak agar pemerintah tidak tunduk terhadap aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendataan terhadap pelaku yang terlibat dalam perusakan fasilitas negara tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang berwenang.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat pentingnya menjaga ketertiban dan memastikan bahwa aksi premanisme tidak menjadi preseden buruk bagi keamanan di wilayah Jawa Barat.

 

(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug
Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru
Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 01:27 WIB

MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 04:08 WIB

Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi

Minggu, 19 April 2026 - 23:15 WIB

Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 

Minggu, 19 April 2026 - 22:20 WIB

Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug

Sabtu, 18 April 2026 - 13:47 WIB

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru

Berita Terbaru