Kepala Desa Cisampih Diduga Korupsi Dana Desa untuk Pengadaan Mobil Siaga

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Subang – Kepala Desa Cisampih, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Abun Saripudin, diduga terlibat korupsi Dana Desa tahap II tahun anggaran 2024 yang seharusnya dialokasikan untuk pengadaan mobil siaga. Hingga kini, mobil yang dijanjikan untuk kebutuhan warga tersebut belum terealisasi.

 

Sejumlah warga Desa Cisampih yang dikonfirmasi menyatakan bahwa mereka belum melihat wujud mobil siaga tersebut. “Belum ada, Kang. Mobil siaga desa belum datang, dan kami juga tidak tahu apa penyebabnya,” ujar salah satu warga, Kamis (23/01/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Saat tim media mengunjungi Kantor Desa Cisampih, tidak ditemukan keberadaan mobil siaga sebagaimana yang diharapkan masyarakat. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga, mengingat mobil siaga tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan mendesak, seperti pelayanan kesehatan.

 

Dugaan penyalahgunaan anggaran ini semakin menguat karena tidak adanya transparansi dalam penggunaan Dana Desa. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, yang mulai berlaku pada 25 April 2024, pengelolaan Dana Desa harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Undang-undang ini menegaskan pentingnya pelaporan yang jelas agar anggaran dapat digunakan sesuai peruntukannya demi kepentingan masyarakat.

READ  Skandal Perkebunan Sawit: Duta Palma Group Diduga Rugikan Negara hingga Triliunan

 

Selain Dana Desa, anggaran dari Bantuan Provinsi (Banprov) tahun 2024 yang diterima Desa Cisampih juga menjadi sorotan. Warga menduga bahwa alokasi dana tersebut tidak sepenuhnya digunakan untuk program yang telah direncanakan. “Penggunaan dana di desa kami masih menjadi tanda tanya. Ada anggaran yang sepertinya belum diselesaikan atau tidak digunakan sebagaimana mestinya,” tambah salah seorang warga.

 

Masyarakat mendesak pihak berwenang untuk segera menyelidiki dugaan korupsi ini. Mereka berharap ada tindakan tegas agar pengelolaan Dana Desa di Cisampih dapat berjalan sesuai aturan, serta kebutuhan warga tidak lagi diabaikan.

 

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resminya dari pihak terkait atas dugaan dana tersebut.

 

(Tim Gawaris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru